Jumat, 18 Juni 2021

Pangdam l/BB Bersama Kapoldasu Hadiri Pelaksanaan Vaksinasi Massal Covid-19 Di Polres Batu Bara


Batu Bara  |   Pangdam l/Bukit Barisan Mayjen TNI Hassanudin, SIP, MM, bersama dengan Kapoldasu Irjen. Pol. Drs. R. Z. Panca Putra. Simanjuntak, M.Si tinjau langsung kegiatan Vaksinasi Massal Covid-19 bagi para Lansia, Pra Lansia, Pelayanan Publik dan Masyarakat dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-75 Tahun 2021 oleh Polres Batu Bara, Jumat (18/06/2021).

 


Dalam hal ini pada pelaksanaan Vaksinasi bagi para Lansia, Pra Lansia, Pelayanan Publik dan Masyarakat tersebut dengan mengangkat Tema "Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 untuk Masyarakat sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional menuju Indonesia maju", bertempat di Gedung MPH PT. Inalum Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara. Dalam kegiatan Vaksinasi massal yang digelar oleh Polres Batu bara sebagai bentuk dan peran serta Polri untuk mensukseskan Program Vaksinasi Covid-19 Pemerintah Pusat serta mempercepat proses Vaksinasi bagi masyarakat guna menekan penyebaran Covid-19.

Jenis Vaksin yang disuntikkan kepada warga masyarakat Merk Sinovac Covid-19 Pabrikan Bio Farma dengan Fasilitas Kesehatan dan tenaga Medis yang tergabung di seluruh Kab. Batu bara dan Tim Kesehatan Polres Batu bara dibantu Tim Keslap Rumkitban 01.08.01 Kisaran dengan jumlah peserta Vaksin Massal ± 2000 orang.

 


Dalam peninjauan Vaksin massal Covid-19 Polres Batu bara yang dihadiri langsung oleh Panglima Kodam I/BB dan Kapoldasu yang didampingi Asops Kasdam I/BB Kolonel Inf Kristomei Sianturi, S.Sos.,M.Si (Han) dan Kabid Dokkes Polda Sumut Kombes Pol Drg Agustinus Mulyanto Hardi mendarat menggunakan Helikopter milik Poldasu Jenis Bell 429/P -3203 dilapangan sepak bola Komplek Perumahan PT. Inalum Tanjung Gading Kec. Sei suka, Kab. Batu bara, kedatangan Bapak Pangdam I/BB bersama Kapoldasu yang disambut oleh Bupati Batu bara Ir. H. Zahir, M.AP. Ketua DPRD Batu bara Bapak M. Safi'i, S.H. Setda Kab. Batu bara Bapak Sakti Alam Siregar SH, Kadinkes Batu bara Bapak drg. Wahid Khusyairi. Kapolres Batu Bara AKBP H. Ikhwan Lubis, SH.MH. Direktur Pelaksana PT. Inalum Ibu Sophia Isabela Watimena beserta Staf dan Direksi PT. Inalum, Dandim 0208/AS Letkol Inf Sri Marantika Beruh.S.Sos. Danlanal TBA Letkol Laut ( P ) Robinson Hendrik Etwiyori, SE. Danyonif 126/KC Letkol Inf  Dwi Widodo,SH.M.Han. Kapolres Asahan AKBP. Nugroho Dwi Karyanto, SIK, Kapolres TBA AKBP Putu Yudha Prawira,SIK.MH.

Selanjutnya Pangdam I/BB bersama Kapoldasu didampingi unsur Forkopimda Batu bara menuju Gedung MPH Tanjung Gading PT. Inalum (Lokasi Vaksin massal) dan setelah tiba di Gedung MPH Tanjung Gading PT. Inalum didampingi Direktur Pelaksana PT. Inalum Ibu Sophia Isabela Watimena, Bupati Batu bara, Kapolres Batu bara dan unsur Forkopimda Batu bara.


Dalam peninjauannya Pangdam I/BB beserta Kapoldasu mengecek kesiapan Pelaksanaan Vaksin massal yang digelar oleh Polres Batu bara serta menyemangati masyarakat yang mengikuti vaksinasi, diharapkan dengan telah divaksinnya warga Batu bara dapat mempercepat proses pemulihan kesehatan Nasional dalam upaya mendukung pemerintah mencegah penyebaran Covid-19, serta mengingatkan walau masyarakat telah mendapat suntikan vaksin, tetap harus selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran pandemi Corona.


Diakhir kegiatan tersebut Pangdam I/BB pembagian sembako dilanjutkan dan dilanjutkan melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Nurul Huda PT. Inalum dan Kapoldasu menuju Guest House PT. Inalum dan kemudian Pangdam I/BB bersama Kapoldasu meninggalkan Guest House PT. Inalum Tanjung Gading bergerak menuju landasan Heli Lapangan sepak bola PT. Inalum Tanjung Gading untuk Take Off menuju  Kabupaten Labuhan Batu.

Selasa, 15 Juni 2021

Bupati Kabupaten Deli Serdang Resmi Buka TMMD Ke-111 Kodim 0204/Deli Serdang Tahun 2021



Deli Serdang  |  Pelaksanaan Pembukaan TMMD ke-111 Tahun 2021 Kodim 0204/Deli Serdang bertempat di Aula Cendana Lantai 2 Kantor Bupati Kabupaten Deli Serdang secara resmi dibuka oleh Bupati Deli Serdang Bapak H. Ashari Tambunan.

Pada pembukaan TMMD ke-111 Tahun 2021, Sambutan Bupati Kabupaten Deli Serdang, mengungkapkan kegiatan TMMD adalah program yang mengedepankan nilai-nilai keterpaduan antara TNI dan pemerintah daerah tentang kepedulian untuk mendorong serta meningkatkan pembangunan dan ekonomi khususnya yang ada di desa-desa apalagi saat ini kita masih dalam situasi pandemi Covid-19,  yang mana sama kita ketahui bersama akibat dari pandemi tersebut perekonomian kita terganggu dan mengalami keterpurukan. sehingga kita perlu meningkatkan hubungan yang harmonis bergotong-royong dan saling bahu-membahu untuk mengatasi dampak pandemi ini.

ProgramTMMD juga merupakan wadah dalam mempererat kemanunggalan antara TNI dengan rakyat demi terciptanya rasa persatuan dan kesatuan yang semakin kokoh. Apalagi kita tahu TNI adalah aparat yang dekat dengan rakyat oleh karenanya mari kita ciptakan keharmonisan, kebersamaan dan kerjasama dalam melaksanakan program pembangunan ini sehingga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.



Program TMMD ini terbagi dalam kegiatan fisik dan nonfisik kegiatan fisik yakni pembangunan jalan dan bangunan sedangkan non fisik meliputi pembangunan manusia berupa penyuluhan dan sosialisasi di desa-desa Kecamatan Bangun Purba khususnya pada Desa Mabar yang merupakan lokasi khusus dari kegiatan ini. Saya mengajak kepada kita semua untuk mendukung penuh dan turut serta berkontribusi dalam kegiatan ini.

Saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Dandim 0204/Deli Serdang sebagai penggagas dari kegiatan TMMD dan juga pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Utara yang ikut berkontribusi dalam kegiatan ini karena ini adalah suatu Kegiatan kebanggaan bagi kabupaten Deli Serdang karena terpilih kembali pelaksanaan program ini. Kepada kepala desa se Kecamatan Bangun Purba terkhusus kepada kepala Desa Mabar agar dapat menfaatkan dan merawat apa yang telah di kerjakan dengan sebaik - baiknya.

Dengan adanya kegiatan TMMD ini kiranya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sehingga visi dan misi Kab. Deli Serdang,  yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang Religius dan rukun dalam kebhinekaan”,  dapat segera kita wujudkan.



Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Asep Nugraha, S.E., M.Si mengawali sambutannya mengajak kepada semua yang hadir untuk senantiasa menyampaikan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kita masih diberikan kesehatan lahir dan batin sehingga pada hari ini kita dapat hadir bersama untuk terus mengabdikan diri bagi kepentingan masyarakat melalui TNI Manunggal Membangun Desa ke-111 di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

Kegiatan TMMD merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian pemerintah daerah serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah serta merupakan perwujudan komitmen moral TNI dan pemerintah kepada rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan Masyarakat.

Kegiatan ini secara rutin dilaksanakan setiap tahun dan telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hal ini sejalan dengan upaya kita bersama dalam percepatan dan pemerataan pembangunan di daerah,  disamping itu TMMD juga merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat yang sinergis dengan program-program pemerintah baik pusat maupun daerah terutama dalam pembangunan dan pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah pedesaan, hal ini sesuai dengan tema tmmd ke-111 ‘Sinergi membangun negeri.



Kita berharap agar desa-desa di wilayah ini semakin maju dan sejahtera dengan tetap mempertahankan keunikan dan kearifan lokalnya SDM nya semakin berkualitas unggul Mandiri punya spiritualitas tinggi tidak ada narkoba kreatif dan inovatif serta mempunyai karakter kebangsaan yang kuat Inilah cita-cita yang harus kita wujudkan bersama.

Untuk itu melalui TMMD ke-111 yang akan dimulai dari tanggal 15 Juni sampai dengan 14 Juli 2021 ini. Mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral seperti pembangunan infrastruktur sarana prasarana fasilitas umum dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat di daerah ini sekaligus menyisipkan program-program yang mengunggah wawasan kebangsaan dan nilai-nilai nasionalisme untuk diri masyarakat dari pengaruh-pengaruh negatif yang ditimbulkan dari perkembangan teknologi dan informasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Akhirnya kepada masyarakat yang daerahnya menjadi lokasi TMMD ini saya berharap agar berpartisipasi dan mendukung sepenuhnya pelaksanaan kegiatan ini agar tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat berjalan dengan baik dan optimal sesuai dengan harapan kita bersama.

Pembukaan TMMD ke-111 turut dihadiri oleh, Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan, Wakil Bupati Deli Serdang H. M Ali Yusuf Siregar, Danrem 022/PT Kolonel Inf Asep Nugraha SE., M.Si. Dandim 0204/DS Letkol Kav Jackie Yudhantara, S.Sos., M.Han, Kasiter Rem 022/PT Letkol Inf M.Yakub, Kapolresta Deli Serdang Kombespol Yemi Mandagi.S.IK, Kajari Deli Serdang Jabal Nur, SH.,MH. Asisten I Drs. Citra Efendi Capah, M.SP, Kadis Kominfo Deli Serdang Dr. Dra. H.j Miska Gewasari, MM, Kadis P2KB Deli Serdang Era Permata Sari, SH., MM. Ka Kesbangpol Deli Serdang Drs. Haris Binar Ginting, Kadis Lingkungan Hidup Deli Serdang Ir. Artini Siantaria Marpaung, Kadis Perkim Deli Serdang Heriansyah Siregar, ST, Kadis Pariwisata Deli Serdang H. Khoirum Rizal, ST.,M.AP, Kadis Pendidikan Deli Serdang H. Timur Tumanggor, S.Sos., M.AP, Kadis Kesehatan Deli Serdang dr. Ade Budi Krista, Kadis PU Bina Marga Deli Serdang Janso Sipahutar, ST., MT, Kadis Dukcapil Deli Serdang Gustur Husin Siregar, SH, Ka BPBD Deli Serdang Drs. Zainal Abidin Hutagalung, Kadis Perikanan Deli Serdang Ir Hj, Syahrifah Alwiyah, M.MA, Kadis PMD Prov. Sumut, Kadis PMD Kab Deli Serdang Drs, Khairul Azman, M.AP, Camat Bangun Purba Raden Mewah Ristanto, Kapolsek Bangun Purba, Danramil Bangun Purba, Ketua Persit KCK Cab XXXIII dan Ketua Penggerak PKK Kab. Deli Serdang.

 

Rabu, 24 Maret 2021

Doni Monardo: Banyak Turis Asing di Bali Melanggar Prokes

Doni Monardo: Banyak Turis Asing di Bali Melanggar Prokes

SULUH POS ■ Pemerintah mewajibkan warga untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) dalam upaya menekan angka penularan Covid-19. Sebaliknya banyak turis asing yang berlibur ke Bali malah melanggar protokol kesehatan.

Perilaku para turis asing itu disorot Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Oleh sebab itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemda Bali diminta untuk bekerja keras meningkatkan pengawasan protokol kesehatan di daerah wisata Pulau Dewata tersebut.

Doni Monardo mengaku, belakangan banyak mendapat laporan dari Bali tentang adanya sejumlah turis asing yang kurang memperhatikan protokol kesehatan.

“Perlu diperbanyak upaya-upaya lewat tim yang ada dari Parekraf, Dinas Pariwisata dan juga pelibatan dari tokoh adat pecalang serta aparat yang ada untuk mengingatkan pengawasan,” kata Doni Monardo.

Menurut Doni, tidak ada satu pun negara di dunia sekarang ini yang belum terpapar pandemik Covid-19. Karenanya pengawasan protokol kesehatan harus selalu dijaga sehingga tidak melanggar prokes.

“Semua warga negara asing termasuk warga negara kita yang kembali dari luar negeri wajib prokes. Yang terjangkit Covid-19 sangat banyak,” tegas Ketua Satgas Penanganan Covid-19 itu.

Catatan Satgas Covid-19, jumlah kasus positif Covid-19 yang terdeteksi di pintu masuk negara sudah mencapai 1.758 orang sejak 28 Desember lalu. Mereka yang terpapar virus Corona terdiri dari 165 WNA, 1.593 WNI (repatriasi).

Kasus positif WNA berdasarkan kewarganegaraannya berasal dari Qatar 18, Jepang 17, UEA 16, Korea 10, Turki 9, Malaysia 6, Singapura 6, Taiwan 4, dan Hong Kong 3 orang.

Terkait hal ini, Satgas Penanganan Covid-19 tetap mengingatkan agar semua pihak, khususnya pemerintah daerah konsisten dan maksimal menerapkan kebijakan PPKM. Bahkan warga yang telah divaksin harus tetap menerapkan protokol kesehatan 3M dengan ketat, agar dapat memberikan perlindungan yang optimal.

"Sebab, upaya pemerintah memutus rantai penyebaran dan penularan Covid-19 akan efektif bila disertai dukungan dari masyarakat. Caranya dengan displin menjalankan prokes 3M yaitu, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak atau menghindari kerumunan," ujarnya. (Rls)

Uni Emirat Arab Umumkan Investasi 10 Miliar US Dollar ke SWF Indonesia

Uni Emirat Arab Umumkan Investasi 10 Miliar US Dollar ke SWF Indonesia

SULUH POS ■ Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan akan berinvestasi sebesar 10 miliar dolar AS ke sovereign wealth fund Indonesia - Otoritas Investasi Indonesia (INA). Investasi ini bagian dari arahan Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab (UAE), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. 

"Investasi-investasi itu akan fokus pada sektor strategis Indonesia, termasuk infrastruktur, jalan-jalan, pelabuhan-pelabuhan, pariwisata, agrikultur, dan sektor menjanjikan lainnya dari segi potensi pertumbuhan dan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan serta kemajuan ekonomi dan sosial," dilansir dari kantor berita resmi UAE, WAM, pada Selasa 23 Maret 2021.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan nama-nama anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direktur INA. Pembentukan dewan tersebut dianggap sebagai tutuk balik dalam pemerintahan dan pengembangan sistem investasi di Indonesia. 

Sovereign fund (SWF) Indonesia bertujuan untuk mengimplementasikan proyek-proyek strategis yang mendukung pembangunan nasional, termasuk pembangunan infrastruktur dan konstruksi ibu kota baru di Kalimantan.

UAE dan Indonesia memiliki hubungan politik, ekonomi, dan kebudayaan yang kuat. Hubungan diplomatik resmi antara kedua negara dimulai pada 1976, dengan kedutaan besar Indonesia di Abu Dhabi yang dibuka pada 28 Oktober 1978. Adapun Kedubes UAE di Jakarta diresmikan pada 1991, menyusul kunjungan yang bersejarah oleh mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan ke Indonesia pada 1990.

Hubungan antara kedua negara telah melewati pertumbuhan besar dalam beberapa tahun terakhir dengan peningkatan dalam kunjungan dari pejabat pemimpin dan pejabat senior kedua negara, terutama kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo pada September 2015 ke UAE, dan kunjungan Putera Mahkota Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada Juli 2019.

Kedua negara telah menandatangani sejumlah kesepakatan kerjasama. Keduanya pun baru-baru ini menyelesaikan Pekan UAE-Indonesia 2021, di mana sejumlah kesepakatan kerja sama telah ditandatangani terkait dengan pelabuhan, logistik, industri pertahanan dan strategis, energi, pariwisata, ekonomi kreatif dan mangrove.

Dari segi hubungan perdagangan dan ekonomi Uni Emirat Arab dan Indonesia, telah terdapat pertumbuhan besar, dengan volume pertukaran dagang mencapai 3,7 miliar dolar AS.

Jumlah fantastis dari negara Arab dan mayoritas muslim ini, membuktikan pentingnya negara Arab dan Islam dalam membantu perekonomian Indonesia. 

Foto: Pangeran Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan

Sumber: tempo.co

Sabtu, 20 Maret 2021

TNI-Polri Identifikasi 3 KSB Penyebar Video Ancaman dan Propaganda Perang

TNI-Polri Identifikasi 3 KSB Penyebar Video Ancaman dan Propaganda Perang

SULUH POS ■ Sebuah video berdurasi 15 menit 29 detik viral beberapa hari terakhir. Dalam video itu, 3 KSB sedang berkomunikasi melalui HT menantang perang aparat keamanan TNI-Polri, pesawat sipil dan militer termasuk mengecam Bupati Paniai.

Diperkirakan pimpinan KSB Intan Jaya di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai yang sedang berkomunikasi. Sedangkan seorang lagi membawa senjata api laras pendek jenis revolver dan satu orang merekam.

Dalam video itu, terungkap beberapa hal antara lain, permintaan semua senjata di Kampung Magataga dibawa ke Kabupaten Paniai terkait rencana aksi mereka di Distrik Kebo, Kabupaten Paniai.

Mereka juga berencana melakukan gangguan terhadap kampung halaman Bupati Paniai, Meki Fritz dan Frans Nawipa serta akan membunuh orang di Enarotali. Hal ini dipicu oleh Bupati Paniai dan keluarganya yang dianggap tidak bertanggung jawab atas uang mereka sebesar Rp 2,35 Miliar.

Mereka juga mengancam akan membuat perang di Enarotali dengan menembak pesawat, baik pesawat sipil maupun helikopter TNI-Polri. Bahkan mereka juga memerintahkan menculik seorang gadis dan membunuh anak-anak.

Sampai dengan saat ini, pihak Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua masih terus melakukan pendalaman dan identifikasi terhadap 3 KSB di dalam video tersebut yang diperkirakan anggota KSB Intan Jaya.

Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi IGN Suriastawa saat dihubungi lewat sambungan telepon pada Kamis (18/3/2021) mengatakan, video ini menjadi bukti dan fakta bahwa KSB sebagai Front Bersenjata OPM selama ini sering melakukan perbuatan intimidasi dan teror mulai pembakaran pesawat Mission Aviation Fellowship (MAF) di Kampung Pagamba, pembakaran tower BTS milik PT Telkom di Puncak, pembakaran 1 unit rumah masyarakat, penembakan terhadap masyarakat sipil khususnya pendatang, pembacokan terhadap tukang ojek dan penyerangan terhadap aparat keamanan di wilayah Sugapa. Selain itu, front politik dan front klandestinnya juga aktif beraksi khususnya di dunia maya.

“Untuk itu, TNI-Polri akan melakukan tindakan tegas kepada KSB sebagai upaya penegakan hukum dan aturan serta menjaga kedaulatan negara, sehingga terwujud Papua yang damai dan sejahtera,” tegasnya.

Kolonel Sutriastawa mengungkapkan, ada 2 pilihan bagi KSB, pertama kembali kepangkuan ibu pertiwi dan bersama-sama komponen bangsa lainnya ikut membangun serta mensejahterakan Papua. 

“Kedua, apabila tetap melakukan aksi terornya maka kami pastikan TNI-Polri akan memburu dan melakukan tindakan tegas kepada mereka,” tegas Kolonel Suriastawa. (pen/R-01)

 

Kamis, 18 Maret 2021

Komandan KKB Wilayah Kosiwo Mantapkan Diri Kembali ke NKRI

Komandan KKB Wilayah Kosiwo Mantapkan Diri Kembali ke NKRI

SULUH POS ■ Salah satu Komandan Sektor Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kosiwo Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua Noak Orarei alias Noki Orarei menyatakan diri kembali ke Pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pernyatan tersebut disampaikan Noak Orarei saat press conference yang dilaksanakan di Mapolres Kepulauan Yapen didampingi keluarga dan sanak saudara serta kapolres dan jajaran, Rabu (17/3/2021.

Noak mengatakan, bersama ini dengan niat tulus berjanji atas keinginan diri sendiri kembali sebagai warga negara Indonesia yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

Dia mengajak kepada teman – teman di seluruh Papua khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen yang masih mendukung atau memperjuangkan Kemerdekaan Papua agar segera mengikuti jejaknya bergabung dengan NKRI.

“Saya selama ini terbebani dengan situasi yang sulit. Hari ini saya bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Kapolres Yapen karena dapat diterima dengan baik dan diberikan bantuan untuk dapat memulai kembali kehidupan yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan anak istri dan keluarga saya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Noak menyerahkan barang bukti Kapolres berupa 2 pucuk senjata rakitan laras pendek, 7 butir amunisi jaliber 5,56, 1 butir amunisi kaliber 7,6, 7 butir amunisi kaliber 3,8, 1 buah bendera Bintang Kejora, 1 pasang pakaian loreng dan 1 buah topi rimba loreng.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Arho Yuwono mengatakan ini merupakan hasil kerja keras Polres Kepulauan Yapen untuk melakukan pendekatan dan pemahaman terhadap mereka yang masih ingin melepaskan diri dari NKRI.

“Saudara Noak Orarei selama ini terlibat dan bergabung dengan KKB TNPB Wilayah Saireri Pimpinan Alm. Rudi Orarei sejak Tahun 2014 dan saat ini telah menyatakan diri dengan suka rela kembali ke pangkuan NKRI,” kata Argo.

Menurut dia, selama ini Polres Kepulauan Yapen terus melakukan upaya pendekatan secara kekeluargaan terhadap Noak Orarei dan rekan – rekannya yang lain dengan memberikan pemahaman agar dapat kembali sebagai masyarakat dan kembali ke pangkuan NKRI ikut serta berperan dalam pembangunan.

“Dengan adanya penyerahan diri saudara Noak Orarei diharapkan rekan- rekannya lain yang masih bergabung dengan kelompok KKB dapat sadar dan juga menyerahkan diri kembali ke Pangkuan NKRI, untuk ikut serta berjuang berpartisipasi membangun Papua menjadi lebih baik,” tandas Argo.

(Imam Santoso /Hms)

Jumat, 12 Maret 2021

Satgas MTF TNI-Angkatan Laut Lebanon Latihan SAR Bersama

Satgas MTF TNI-Angkatan Laut Lebanon Latihan SAR Bersama

SULUH POS ■ Satgas MTF TNI Konga XXVIII-L/UNIFIL KRI Sultan Hasanuddin 366 dan Angkatan Laut Lebanon / Lebanese Armed Force (LAF) Navy melaksanakan latihan Search and Rescue (SAR) bersama.

Demikian dikatakan oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-L/United Nation Interim Force In Lebanon (UNIFIL) KRI Sultan Hasanuddin 366 Letkol Laut (P) Ludfy, S.T., MMDS pada saat latihan bersama di Laut Mediterania, Lebanon, Rabu (10/3/2021).

Dansatgas manyampaikan bahwa skenario latihan yang dimainkan yaitu penyelamatan orang yang jatuh  ke laut,  dimana kejadian tersebut diterima sebagai informasi emergency melalui telepon oleh LAF Navy. Selanjutnya dengan menggunakan kapal Lebanese Navy Ship (LNS) Damour segera melakukan tindakan SAR terhadap korban jatuh ke laut.

"Korban pun berhasil diselamatkan oleh LNS Damour dan dievakuasi menuju rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis", ucapnya.

Selanjutnya dikatakan, bahwa latihan bersama ini sering dilakukan untuk meningkatkan hubungan kerjasama dan profesionalisme prajurit. "Diharapkan LAF Navy dapat memahami dan menerapkan prosedur SAR yang tepat terhadap korban jatuh di laut", ungkapnya.

Latihan yang berlangsung selama 2 jam dapat berjalan aman dan lancar. Selanjutnya KRI Sultan Hasanuddin 366 dan Kapal LNS Damour menuju sektor operasi masing-masing.

( pen/ Red)

Kamis, 11 Maret 2021

Situasi di Perbatasan Lebanon - Israel Mencekam, Personel Satgas Indobatt XXIII-O/UNIFIL Berhasil Redam Ketegangan

Situasi di Perbatasan Lebanon - Israel Mencekam, Personel Satgas Indobatt XXIII-O/UNIFIL Berhasil Redam Ketegangan

SULUH POS ■  Menyusul mencekamnya situasi di Blue Line – garis demarkasi yang membagi wilayah Lebanon dan Israel, personel Satgas Indobatt XXIII-O/UNIFIL yang sedang melaksanakan patrol rutin berhasil meredam ketegangan antar kedua Angkatan Bersenjata negara tersebut.

Terkait peristiwa ini, Komandan Kontingen Garuda selaku Komandan Satgas XXIII-O/UNIFIL, Kolonel Inf Amril Haris Isya Siregar, S.E., M.M., terjun langsung memantau situasi bertempat di TP 35 dan TP 36 Lebanon Selatan, Rabu (10/03/2021).

Menurut Dansatgas, mencekamnya situasi di Blue Line ini diawali dengan pembuatan jalan baru oleh tentara Lebanon atau dikenal dengan Lebanese Armed Force (LAF) di Temporary Point (TP) area 35. Pembuatan jalan baru dilakukan karena masih banyaknya ranjau di wilayah perbatasan Lebanon.

“Sebagai bentuk protes pembuatan jalan baru oleh LAF, Israel mengirim tiga unit tank Merkava beserta beberapa prajurit yang berjalan kaki di samping kanan dan kiri tank dan membuka Iron Gate dekat TP 35 untuk dilalui,” pungkasnya.

“Tak berselang lama datang 20 orang tentara LAF dengan bersenjata lengkap dan menempatkan beberapa penembak jitu di atap sebuah rumah kecil di area TP 35,” tambah Dansatgas.

Melihat kejadian tersebut, personel Satgas Indobatt XXIII-O/UNIFIL yang tengah berjaga di TP 35 dan TP 36 melaporkan kepada komando atas dan langsung direspon oleh markas UNIFIL dengan mengotorisasi pengiriman 47 personel Battalion Mobile Reseved (BMR) Indobatt untuk mendirikan blokade di TP 35 dan TP 36 serta untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Saya perintahkan kepada seluruh personel untuk memperpanjang waktu pemasangan blokade serta selalu siaga dan waspada terhadap segala kemungkinan terburuk dan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan mengingat banyaknya masyarakat sipil yang berdatangan ke lokasi,” tegasnya. (Pen/Red)

 

Minggu, 07 Maret 2021

Usai Penyelidikan, WHO Segera Umumkan Asal Usul Virus Corona

Usai Penyelidikan, WHO Segera Umumkan Asal Usul Virus Corona

SULUH POS ■ Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization atau WHO) bakal mengungkapkan soal penyebab munculnya virus corona (Covid-19).

Hal itu merupakan hasil penyelidikan sejumlah peneliti WHO beberapa bulan terakhir ini. Hasilnya bakal diumumkan pertengahan bulan ini.

Kepala Misi Tim WHO Peter Ben Embarek mengatakan, hasil penyelidikan WHO ini berisi tentang asal usul virus Corona muncul di Wuhan, China pada Desember 2019 lalu.

"Waktu (pengumuman hasil) nya adalah 14-15 Maret," ujarnya dikutip dari Reuters, Sabtu 6 Maret 2021.

Adapun Ben sempat mengatakan bahwa virus Corona kemungkinan berasal dari hewan kelelawar.

Namun, belum diketahui bagaimana caranya hingga bisa sampai ke manusia.

Oleh karenanya, hasil penelitian ini nantinya akan menjelaskan secara rinci bagaimana virus itu terjadi, dari mana berasal hingga bisa sampai ke tubuh manusia.

"Apa yang telah dilakukan tim mereka benar-benar bekerja keras untuk mencoba mendapatkan laporan lengkap sehingga kami dapat melakukan diskusi yang tepat," kata pakar kedaruratan WHO Mike Ryan.

Di sisi lain, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus memastikan bahwa hasil laporan nanti akan diungkapkan secara transparan.

Penyelidikan yang dilakukan pun cukup lama. Sebab, Tim WHO sudah tiba di Wuhan sejak 14 Januari lalu dengan tetap diawasi ketat oleh pihak berwenang China.

Selasa, 02 Maret 2021

Makin Membara, Jumlah Pendemo Di Myanmar Terus Bertambah

Makin Membara, Jumlah Pendemo Di Myanmar Terus Bertambah

SULUH POS ■ Myanmar kembali diguncang aksi protes, Kali ini aksi mereka mendapat perlawanan dari pihak kepolisian yang berusaha untuk membubarkan para pendemo.

Polisi menembakkan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan lebih dari 300 demonstran di dekat halte bus Sin Yay Twin di Jalan Insein Yangon pada pukul 10:45 pagi. Para pengunjuk rasa mundur ke utara ke halte bus Butar Yone. Penduduk setempat membantu para korban gas air mata.

Sementara itu, dua dakwaan lagi diajukan terhadap Aung San Suu Kyi ketika polisi menekan pengunjuk rasa, yang menggelar aksi di Yangon, sehari setelah kekerasan pasca kudeta yang terburuk.

Pemimpin Myanmar yang digulingkan Aung San Suu Kyi muncul dalam sidang pengadilan melalui tautan video dan didakwa dengan pelanggaran pidana tambahan pada hari Senin, ketika pengunjuk rasa anti-kudeta berkumpul di seluruh negeri untuk menentang tindakan keras pasukan keamanan yang menewaskan sedikitnya 18 orang sebelumnya. 

Pria berusia 75 tahun itu tampak sehat saat mengambil bagian dalam sidang pengadilan dari ibu kota, Naypyidaw, dan meminta untuk bertemu dengan tim hukumnya, kata pengacara Min Min Soe kepada kantor berita Reuters.

Pemimpin Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), yang menangi pada pemilu November lalu yang sekarang dibatalkan, belum terlihat di depan umum sejak penahanannya pada 1 Februari ketika militer merebut kekuasaan, menuduh meluasnya kecurangan dalam pemilu.

Tak lama kemudian, dia didakwa mengimpor enam radio walkie-talkie secara ilegal serta melanggar undang-undang bencana alam dengan menggelar kampanye selama pandemik virus corona.

Tuduhan ketiga, yang diajukan pada hari Senin, berada di bawah bagian hukum pidana era kolonial yang melarang publikasi informasi yang dapat "menyebabkan ketakutan atau alarm" atau mengganggu "ketenangan publik", kata Min Min Soe, dikutip dari Al Jazeera, Selasa (2/3).

Tuduhan lain juga ditambahkan di bawah undang-undang telekomunikasi, kata pengacara, yang menetapkan bahwa peralatan membutuhkan izin.

Pemimpin Junta Jenderal Min Aung Hlaing mengatakan pihak berwenang menggunakan kekuatan minimal. Namun demikian, setidaknya tiga pengunjuk rasa telah tewas dalam minggu-minggu kekacauan itu. Tentara mengatakan seorang polisi juga tewas.

Di Sidang Umum PBB, Duta Besar Myanmar Kyaw Moe Tun mengatakan, bahwa dia berbicara atas nama pemerintah Suu Kyi dan meminta pihak internasional melakukan segala cara yang diperlukan untuk mengambil tindakan terhadap militer Myanmar dan untuk memberikan keselamatan dan keamanan bagi rakyat.

“Kami membutuhkan tindakan sekuat mungkin dari komunitas internasional untuk segera mengakhiri kudeta militer ... dan memulihkan demokrasi,” katanya.

Kyaw Moe Tun tampak emosional saat membaca pernyataan atas nama sekelompok politisi terpilih yang menurutnya mewakili pemerintah yang sah.

Menyampaikan kata-kata terakhirnya dalam bahasa Burma, diplomat karir itu memberi hormat tiga jari kepada para pengunjuk rasa pro-demokrasi dan mengumumkan ‘tujuan kami akan menang’.

Menanggapi itu, para penentang kudeta memuji Kyaw Moe Tun sebagai pahlawan dan membanjiri media sosial dengan pesan terima kasih.

Pelapor Khusus PBB Tom Andrews bahkan mengatakan dia kewalahan saat melihat 'tindakan keberanian' duta besar itu. (**)

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved