Kamis, 01 April 2021

Mulai 1 April, Menpan RB Larang ASN Berpergian ke Luar Kota

Mulai 1 April, Menpan RB Larang ASN Berpergian ke Luar Kota

SULUH POS ■ Mulai hari ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo resmi melarang ASN dan keluarganya berpergian ke luar daerah.

Demikian hal tersebut disampaikan Tjahja Kumolo merujuk pada terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2021.

Dalam SE tersebut berisi terkait larangan pegawai Pegawai Negeri Sipil (PNS) bepergian selama libur paskah 2021.

“Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau mudik sejak tanggal 1 April sampai 4 April 2021,” demikian bunyi ketentuan dalam SE yang diterbitkan pada Rabu, 31 Maret 2021.

Larangan tersebut dikecualikan bagi ASN yang melakukan perjalanan dalam rangka kedinasan dengan terlebih dahulu mendapatkan surat tugas.

Surat tugas tersebut ditandatangani oleh minimal pejabat pimpinan tinggi pratama atau kepala kantor satuan kerja.

Selain itu, larangan juga dikecualikan bagi ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu terlebih dahulu mendapatkan izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian (PPK) di lingkungan instansinya.

ASN tersebut diminta untuk memperhatikan beberapa hal yakni:

1. Peta zonasi risiko penyebaran covid-19 yang ditetapkan oleh Satgas Penanganan Covid-19

2. Peraturan dan/atau kebijakan mengenai pembatasan keluar dan masuk orang yang ditetapkan oleh pemerintah daerah asal dan tujuan perjalanan.

3. Kriteria, persyaratan, dan protokol perjalanan yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan dan Satgas Penanganan Covid-19

4. Protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan

Tjahjo dalam edaran tersebut juga memerintahkan agar PPK pada kementerian/lembaga/daerah melakukan penegakan disiplin terhadap pegawai ASN dalam menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti hal-hal yang disebutkan dalam SE tersebut.

“Apabila terdapat pegawai ASN yang melanggar hal tersebut maka yang bersangkutan diberikan hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam PP No.53/2010 tentang Disiplin PNS dan PP No.49/2018 tentang Manajemen PPPK,” bunyi SE tersebut.

PPK di kementerian/lembaga/daerah juga diminta untuk melaporkan pelaksanaan SE ini kepada Menpan RB melalui alamat surat elektronik https://s.id/laranganberpergianASN paling lambat tanggal 9 April. (**)

Selasa, 30 Maret 2021

Bandara Internasional Kertajati Akan Difungsikan Untuk Perawatan Pesawat

Bandara Internasional Kertajati Akan Difungsikan Untuk Perawatan Pesawat

SULUH POS ■ Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, selain dioperasikan untuk mengangkut penumpang dan kargo, Bandara Internasional Kertajati akan difungsikan untuk Maintenance, Repair, Overhaul (MRO) atau perawatan pesawat. 

Hal itu dikatakan Kang Emil dalam jumpa pers usai menghadiri Rapat Terbatas bersama Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, hari ini.

"Bandara Kertajati akan difokuskan juga pada MRO sehingga semua pesawat bisa maintenance di sana," kata Kang Emil. 

"Kita tahu juga bisnis bandara itu tidak hanya penumpang, ada juga kargo dan perawatan. Tadi dibahas agar Kertajati bisnis juga pada nonpenumpang, kalau kargo sudah dimulai," imbuhnya. 

Kang Emil menuturkan, ada maskapai penerbangan internasional yang minat membuka MRO di Bandara Internasional Kertajati. Hal itupun sudah dilaporkan kepada Presiden RI. 

"Juga saya laporkan ke Pak Presiden ada pihak penerbangan internasional di Asia yang juga berminat membuka MRO maskapainya di Kertajati," tuturnya. 

Menurut Kang Emil, Bandara Internasional Kertajati akan optimal beroperasi ketika Tol Cisumdawu selesai dibangun. 

"Bandara Kertajati ini belum berfungsi optimal karena Tol Cisumdawu belum selesai. Tapi, tadi disampaikan Menteri PUPR bahwa Desember 2021 akan terhubung," ucapnya. 

Bandara Internasional Kertajati merupakan salah satu kawasan yang masuk dalam Rebana Metropolitan. Dari 13 kota industri baru yang akan dibangun di Rebana Metropolitan, Kertajati direncanakan akan menjadi kota baru dengan konsep aerocity.

"Patimban dengan kota maritimnya dan Kertajati dengan aerocity-nya," ucap Kang Emil.

Rebana Metropolitan sendiri diproyeksikan sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jabar di masa depan melalui pengembangan kawasan industri yang terintegrasi, inovatif, kolaboratif, berdaya saing tinggi, serta berkelanjutan. 

Menurut Kang Emil, Rebana Metropolitan pun diprediksi akan menyumbang satu persen pertumbuhan ekonomi nasional. 

Selain itu, kata Kang Emil, pemerintah pusat mendukung penuh pembangunan Rebana Metropolitan dengan akan menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati atau Kawasan Rebana Metropolitan. 

"Tadi Pak Presiden setuju, akan di follow-up melalui Perpres Percepatan Pembangunan untuk menjadi dasar hukum pemerintah pusat melakukan intervensi infrastruktur di kawasan Rebana itu,' tuturnya.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) untuk pemanfaatan Bandara Internasional Kertajati sebagai MRO pesawat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Kasau untuk memanfaatkan kegiatan MRO di Kertajati, maka kita akan segera bangun dan kembangkan di lahan yang sudah ada secepatnya," katanya. 

"Kedepannya juga untuk pesawat pribadi yang selama ini melakukan perawatannya di luar negeri," tambahnya.

Budi juga memastikan, sesuai arahan Presiden RI, Bandara Internasional Kertajati akan dikonsentrasikan untuk umrah dan haji warga Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

"Sesuai arahan Presiden, umrah dan haji warga Jabar dan sebagian Jateng kita konsentrasikan di Kertajati," katanya.

Sumber Foto : Kompas .com

(Hms/R-01)

Rabu, 24 Maret 2021

Uni Emirat Arab Umumkan Investasi 10 Miliar US Dollar ke SWF Indonesia

Uni Emirat Arab Umumkan Investasi 10 Miliar US Dollar ke SWF Indonesia

SULUH POS ■ Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan akan berinvestasi sebesar 10 miliar dolar AS ke sovereign wealth fund Indonesia - Otoritas Investasi Indonesia (INA). Investasi ini bagian dari arahan Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Komandan Tertinggi Angkatan Bersenjata Uni Emirat Arab (UAE), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan. 

"Investasi-investasi itu akan fokus pada sektor strategis Indonesia, termasuk infrastruktur, jalan-jalan, pelabuhan-pelabuhan, pariwisata, agrikultur, dan sektor menjanjikan lainnya dari segi potensi pertumbuhan dan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan serta kemajuan ekonomi dan sosial," dilansir dari kantor berita resmi UAE, WAM, pada Selasa 23 Maret 2021.

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan nama-nama anggota Dewan Pengawas dan Dewan Direktur INA. Pembentukan dewan tersebut dianggap sebagai tutuk balik dalam pemerintahan dan pengembangan sistem investasi di Indonesia. 

Sovereign fund (SWF) Indonesia bertujuan untuk mengimplementasikan proyek-proyek strategis yang mendukung pembangunan nasional, termasuk pembangunan infrastruktur dan konstruksi ibu kota baru di Kalimantan.

UAE dan Indonesia memiliki hubungan politik, ekonomi, dan kebudayaan yang kuat. Hubungan diplomatik resmi antara kedua negara dimulai pada 1976, dengan kedutaan besar Indonesia di Abu Dhabi yang dibuka pada 28 Oktober 1978. Adapun Kedubes UAE di Jakarta diresmikan pada 1991, menyusul kunjungan yang bersejarah oleh mendiang Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan ke Indonesia pada 1990.

Hubungan antara kedua negara telah melewati pertumbuhan besar dalam beberapa tahun terakhir dengan peningkatan dalam kunjungan dari pejabat pemimpin dan pejabat senior kedua negara, terutama kunjungan Presiden Indonesia Joko Widodo pada September 2015 ke UAE, dan kunjungan Putera Mahkota Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan ke Indonesia pada Juli 2019.

Kedua negara telah menandatangani sejumlah kesepakatan kerjasama. Keduanya pun baru-baru ini menyelesaikan Pekan UAE-Indonesia 2021, di mana sejumlah kesepakatan kerja sama telah ditandatangani terkait dengan pelabuhan, logistik, industri pertahanan dan strategis, energi, pariwisata, ekonomi kreatif dan mangrove.

Dari segi hubungan perdagangan dan ekonomi Uni Emirat Arab dan Indonesia, telah terdapat pertumbuhan besar, dengan volume pertukaran dagang mencapai 3,7 miliar dolar AS.

Jumlah fantastis dari negara Arab dan mayoritas muslim ini, membuktikan pentingnya negara Arab dan Islam dalam membantu perekonomian Indonesia. 

Foto: Pangeran Mahkota Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan

Sumber: tempo.co

Senin, 22 Maret 2021

Waspada SMS dari Chat-V - d08, Bisa Bobol HP dan Curi Data

Waspada SMS dari Chat-V - d08, Bisa Bobol HP dan Curi Data

SULUH POS ■ "Yanto, kemarin lixhat kamu pas nyebrang jalan, lixhat foto inni chat-v.com/s/9jlfg5."

Pernahkah kamu mendapatkan SMS dengan kalimat seperti di atas? Jika pernah, kamu harus waspada. Pasalnya SMS yang disebut spam Chat-V ini bisa berbahaya dan diperkirakan dapat meretas smartphone korban.

Lembaga non-profit pembela hak digital, SAFEnet, telah melakukan penelitian yang dilakukan sejak Oktober 2019 lalu terkait SMS misterius tersebut. Hasil temuannya, SMS spam Chat-V memang mengindikasikan bahaya kepada para penerimanya. Bahaya yang diakibatkan bisa membuat data pribadi korban diambil, hingga peretasan smartphone.

Direktur Eksekutif SAFEnet, Damar Juniarto, menjelaskan dalam penelitian yang dilakukan oleh SAFEnet bersama AccessNow berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat. Banyak dari mereka, menerima SMS yang serupa dari nomor yang tidak dikenal. Isi SMS didahului nama panggilan penerima dan diakhiri link Chat-V.com.

"Mereka mendapatkan SMS serupa. Kenapa bisa serupa, karena berasal dari nomor-nomor yang pengirim tidak dikenal, lalu menyapa dengan nama panggilan yang langsung ditulis, lalu kalimat berikutnya bisa macam-macam. Dan selalu diakhir dengan short link yang harus di-klik, Chat-V.com," jelasnya ketika dihubungi kumparan, Selasa (28/1).

Damar menjelaskan pengirim SMS tersebut berasal dari nomor telepon yang berbeda-beda, dari berbagai operator. SAFEnet kemudian menelusuri link Chat-V yang ada di dalam SMS tersebut.  

Pemindaian menggunakan dua website yaitu VirusTotal dan URLScan. Di sana menunjukkan, link tersebut masuk kategori aman. Kedua situs yang memindai tidak menemukan malware apapun di tautan tersebut. Bahkan, situs VirusTotal mencatat beberapa tautan serupa telah didaftarkan.

Namun, ketika dicek dengan Sucuri.net, tingkat bahaya link tersebut masuk dalam kategori sedang. Salah satu alasannya, karena dia tidak pakai https. Sucuri juga menunjukkan apa saja yang tersimpan dalam tautan tersebut dan sangat mencurigakan.

"Temuan pertama mencurigakan, soalnya kok ada link yang mengarah pada aplikasi iOS yang harus diinstal. Ini agak aneh, soalnya biasanya link yang dikasih itu android ya untuk android. Agak aneh kalo dapat link download iOS di Android, enggak kompatibel," tuturnya.

Link tersebut meminta penerima SMS menginstal aplikasi seperti MiChat dan lainnya yang tergolong berbahaya. Damar menjelaskan aplikasi-aplikasi tersebut bisa otomatis mengakses folder dokumen, foto, WhatsApp, lalu WiFi yang digunakan. Ini bisa mengambil privasi dan keamanan dari ponsel.

Lalu, dampak yang paling parah adalah di aplikasi tersebut ada yang menyisipkan kode untuk meretas perangkat smartphone. Nantinya peretas bisa mengakses smartphone dari jarak jauh.

"Ada tambahan kode perintah Linux SU atau Super User. Jadi barang siapa yang terlanjur menginstal aplikasi itu, handphone-nya bisa di-take over oleh orang lain," tutur Damar.

Alasan tahu nama pengguna

Salah satu yang menjadi pertanyaan adalah darimana pengirim SMS bisa mengetahui nama si penerima, bahkan tidak kenal sekalipun. Damar menjelaskan sebetulnya, si pengirim SMS spam Chat-V telah mendapatkan nama korban dari aplikasi yang telah terinstal di perangkat lain.

"Sebetulnya penelitian kita langsung mengindikasikan bahwa orang yang mendapat SMS ini, sebetulnya nama dia (penerima) teridentifikasi itu dari kontak. Ada teman dia, di jaringan dia yang sudah terlanjur menginstalasi apps tersebut, makanya dia bisa akses kontak. Dan di kontaknya ada nama dia. Nama pertama yang tertulis nama panggilan," ucapnya.

Secara umum, Damar menggolongkan SMS spam Chat-V sebagai ancaman keamanan yang rendah dengan kondisi tertentu. Bahaya SMS ini, bisa terjadi jika penerima mengklik link ada di pesan tersebut. Namun, jika diabaikan tidak akan terjadi apa-apa.

"Kami mengatakan kategorinya rendah, artinya kecuali masyarakat kemudian mengklik ya. Artinya dia hanya teraktivasi masyarakat, tampak sengaja atau tergoda untuk mengklik. Kalau diklik, kemungkinan ada pelanggaran privasi dan keamanan," terangnya, seperti dikutip dari KumparanTech.

Damar meminta masyarakat untuk waspada apabila menerima SMS spam Chat-V. Pesan tersebut harus diabaikan, dan bahkan segera dihapus, terutama jika datang dari nomor tidak dikenal. Bagi yang sudah menginstal aplikasi dari link yang dikirim, harus segera melakukan reset factory atau mengembalikan smartphone ke pengaturan awal.

Minggu, 21 Maret 2021

Petani Berharap Pemerintah Segera Menstabilkan Harga Gabah

Petani Berharap Pemerintah Segera Menstabilkan Harga Gabah

SULUH POS ■ Harga gabah anjlok kian membuat para petani kecewa, kenyataan pahit ini membuat banyak petani membandingkan masa orde baru zaman Alm Presiden Soeharto. Bagaimana tidak, petani merasakan betul ketersediaan pupuk yang dibarengi kestabilan harga jual panen raya. 

"Beda jauh dengan sekarang. Dulu zaman pak Harto gabah - gabah di jual ke KUD - KUD desa dengan harga stabil di barengi kestabilan bea produksi olah lahan," terang petani asal Kecamatan Senori, Muntasir, hari ini. 

Pria paruh baya ini menilai petani sekarang pasca reformasi sedang mengalami masa sulit mulai bea produksi lahan pertanian dan ribetnya peroleh pupuk urea di musim tanam.

"Apalagi sejak Januari 2021 harga pupuk dan jenis lainnya mengalami kenaikan harga di kios pengecer," sambungnya. 

Muntasir menceritakan persoalan lain bea produksi melambung, juga hama penyakit tanaman dari tikus, wereng yang membuat petani kelimpungan melakukan perawatan ektra agar bisa produksi maksimal saat panen tanaman. 

"Zamannya pak Soeharto, pupuk tidak sesulit saat ini, harga gabah juga stabil, hama tak seganas jaman sekarang, perawatan padi dulu relatif lebih mudah. Harga jual murah akan tetapi sepadan biaya produksi olah sawah," kenang petani di rezim Soeharto yang peduli sektor pertanian. 

Muntasir juga mengakui kesulitan petani dirasakan pasca reformasi, banyak kebijakan sektor pertanian hanya menjadi bahan candaan belaka. 

Ia mencontohkan ada program KUR pertanian, Pupuk Subsidi, alat pertanian atau Alsintan nyatanya hanya pengurus - pengurus saja yang dapat merasakan. Petani penggarap persawahan tetap mengganti bea atau sewa alsintan tersebut. 

"Sering saya mendengar progam - progam pemerintah untuk poktan atau gapoktan pertanian. Tapi buat itu- itu saja," kesalnya.

Selain bea produksi kata Muntasir penderitaan petani bertambah kalau masuk musim panen melimpah, sejak itu pula harga jualnya cukup murah.

"Harga jual gabah menggunakan combine harvester harganya Rp. 3800 kg, untuk mesin perontok harganya Rp. 2500kg, bahkan ada yang Rp. 2000 kg," ungkapnya. 

Ia pun mengakui setelah di kalkulasi untuk pertanian padi dari mulai perawatan sampai panen ternyata merugi.

"Saya mohon pemerintah segera bertindak menstabilkan harga gabah agar kedepannya tidak seperti sekarang ini, ” harap Muntasir.

Kerugian dialami petani Tuban ini cukup beralasan sebab selain ribetnya skema pengambilan pupuk, penggarap lahan pertanian juga harus mengeluarkan bea tambahan untuk bea rawat tanaman mulai obat-obatan dan jenisnya. Sehingga Muntasir membandingkan kepedulian pemerintah di sektor pertanian jauh lebih unggul pada era Soeharto.

"Ijek gampang Zamane Soeharto (Masih mudah jamannya Soeharto, Red). Pupuk bebas kita beli. Bea pemborong terjangkau," katanya.

Disisi lain, keluhan petani di daerah Tuban tidak lagi menciutkan nyali pemerintah Indonesia lewat peran dua kementerian, wacana impor 1 Juta ton Beras dari negara Thailand akan dilakukan pada bulan Maret ini dengan alasan iron stok. 

Dua menteri Jokowi yang mewacanakan impor itu yakni Menteri Koordinator (Menko) bidang perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi yang tetap ngotot mendatangkan impor 1 juta ton beras. 

Mendag Lutfi berdalih wacana impor beras sebagai strategi pemerintah untuk memastikan pemerintah tidak dapat diatur para cukong - cukong atau spekulan di sektor lingkaran ketahanan pangan. 

"Tidak ada, itu stabil setiap tahunnya. Ini adalah strategi pemerintah memastikan, kita tidak bisa dipojokkan atau diatur oleh pedagang. Terutama para spekulan-spekulan yang berniat tidak baik dalam hal ini," kata Lutfi dikutip dalam diskusi virtual di YouTube Katadata Indonesia, pada Minggu (21/03/2021)

Lutfi memaparkan impor beras demi menjaga stok beras nasional dan menstabilkan harga. Pasalnya, angka produksi beras dimiliki pemerintah sekarang ini bersifat proyeksi, dengan kata lain, tidak ada jaminan tiba-tiba berubah naik dan turun, tergantung dari cuaca di daerah penghasil lumbung beras.

"Oleh karena itu, iron stock atau cadangan dibutuhkan, jika kondisi panen beras tak semulus diperkirakan," imbuhnya.

Dia juga menjamin beras impor 1 juta ton digunakan ketika ada kebutuhan mendesak. Seperti misalnya buat bansos, operasi pasar untuk stabilisasi harga pasar. 

"Kalaupun misalnya angka ramalannya memang bagus, tapi harga naik terus, itu kan mengharuskan intervensi dari pemerintah untuk memastikan harga itu stabil," ujarnya.

Dengan begitu, Lutfi menjelaskan, rencana impor beras tidak ada niatan pemerintah untuk menurunkan harga petani, terutama sekarang petani sedang panen raya di daerah - daerah. 

"Tidak ada niat pemerintah menurunkan harga petani, terutama saat sedang panen raya," kilahnya. 

Mendag Lutfi menyakinkan publik dan petani bahwa rencana impor beras sebanyak satu juta ton adalah bukan untuk dijual langsung di pasar dalam negeri, melainkan untuk menambah jumlah cadangan utama beras.

"Ini Pak Airlangga (Menko Perekonomian) juga sudah mengumumkan jumlahnya, tetapi saya itu Ingatkan kita ini berbicara masalah iron stock, cadangan utama pemerintah untuk masalah perberasan, jadi iron stock," tandas Lutfi.  

( Ahmad Istihar )


Sabtu, 20 Maret 2021

Dukung Pelaku UMKM, Prajurit TNI Ajarkan Emak-emak Cara Membuat Kue Tradisional

Dukung Pelaku UMKM, Prajurit TNI Ajarkan Emak-emak Cara Membuat Kue Tradisional

SULUH POS ■ Dalam rangka memperingati HUT ke-41 Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) tahun 2021, Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti (Yonif 131/Brs) mengajarkan mama-mama di Papua cara membuat kue tradisional khas Sumatera Barat, pada Sabtu (20/3/2021).

Selain menjalankan tugas pokok menjaga keamanan di wilayah perbatasan RI-PNG, prajurit TNI Satgas Yonif 131/Brs juga ikut serta dalam pemberdayaan keterampilan masyarakat dan membantu meningkatkan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) dan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di Papua, khususnya di Kampung Wamena, Distrik Muara Tami, Jayapura.

Para anggota Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Pos Muara Tami mengajarkan cara membuat kue Lapek Bugi kepada mama-mama di Kampung Wamena. Kegiatan ini menindak lanjuti keinginan dari mama-mama warga Kampung Wamena untuk diajari keterampilan membuat kue. Selain itu juga untuk mengisi waktu luang mama-mama dan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga.

Mama-mama yang ikut pelatihan sangat antusias saat diberikan arahan dan contoh oleh anggota Satgas Pos Muara Tami. Selanjutnya mama-mama diberikan kesempatan untuk mencoba membuat adonan, mencetak dan proses lainnya hingga menjadi kue yang siap dimakan.

Mama-mama di Kampung Wamena, Distrik Muara Tami, menyambut positif kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas pelatihan pembuatan kue yang diberikan oleh anggota TNI Satgas Pamtas Yonif 131/Brs. (pen/Red).

Jumat, 19 Maret 2021

Dana 1,2 Billion Akan Mengalir Ke Pulau Selayar

Dana 1,2 Billion Akan Mengalir Ke Pulau Selayar

SULUH POS ■ Pihak WCI Funding (Sidney) siap investasikan dana 1,2 Billion untuk mendukung Pembangunan Tiga Pilar Visi Bupati/Wakil Bupati Kepulauan Selayar

Hal tersebut terungkap dan disampaikan oleh Marten Pudun Pihak WCI Funding asal Sidney Australia sebagai pihak investor, saat mengikuti zoom meeting dengan Bupati Kepulauan Selayar, jumat (12/3) 

"Saya siap dan sudah menyiapkan dana sebesar 1,2 B (billion) untuk mendukung tigal pilar pembangunan di Kepulauan Selayar," ungkapnya.

Namun demikian Marten sedikit memberi catatan kepada PT. Selayar Kepulauan Lestari sebagai pengusul proposal dari Pihak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk melengkapi segala bentuk prosedur baik administrasi maupun pendukung lainnya. 

"1,2Billon, You need you taked, You don't need somebody taked", ucapnya

Sementara itu Bupati Kepulauan Selayar dalam pelaksanaan zoom meeting tersebut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Australia atas perhatian dan investasi terkait pengembangan potensi yang ada diwilayah Kepulauan Selayar. 

Berharap kegiatan investasi dan pengelolaan potensi daerah oleh WCI Funding Sidney nantinya maupun investor lain bisa berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Selayar. 

Sebelumnya Bupati Basli Ali juga memaparkan sejumlah potensi daerah baik potensi pariwisata, perikanan maupun potensi akan posisi dan letak strategis yang dimiliki Kepulauan Selayar. 

"Wilayah laut selayar berada pada Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki) yakni Alki 2 dan Alki 3 yang merupakan jalur utama perdagangan dunia, kurang lebih 500 Kapal perharinya melewati jalur tersebut" paparnya

Potensi Jalur Alki yang melintasi wilayah laut Selayar ini diharapkan segera bisa  memberikan manfaat bagi Pembangunan dan masyarakat Kepulauan Selayar dan untuk mengimplementasikan harapan inj tentu butuh dukungan semua pihak, harap Bupati Basli Ali

Disebutkan juga oleh Bupati Basli Ali bahwa data proyek yang menjadi rencana pembangunan tiga pilar sebagai visi bupati dan wakil bupati yakni Pembangunan Pusat Distribusi Logistik Kawasan Timur Indonesia, Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Pariwisata) dan Pembangunan Kawasan Industri Perikanan Terpadu. 

Pelaksanan diskusi melalui Zoom Meeting selain Pihak WCI Funding dan Bupati Kepulauan Selayar juga diikuti oleh Dewi Tobing Konjen Australia Barat, Levie Lantu Direktur Eksekutif AIM Australia (Konsultan Investasi), Akib Patta Ketua Badan Promisi Pariwisata Daerah Kepulauan Selayar, Syamsu Rijal Dosen Poltekpar sebagai pihak penghubung AIM Australia, dan Beberapa Pimpinan OPD terkait.  (Indolin)

Bank Jatim Rehabilitasi 17 Unit Rumah Tidak Layak Huni

Bank Jatim Rehabilitasi 17 Unit Rumah Tidak Layak Huni

SULUH POS ■ Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (bank jatim) menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) bank jatim peduli berupa Rehabilitasi 17 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada Pemerintah Kabupaten Tulungagung. 

Penyerahan CSR tersebut bertempat di Balai Desa Sukowidodo Kabupaten Tulungagung (17/03/21). CSR diserahkan secara simbolis oleh Direktur Utama Bankjatim Busrul Iman kepada Bupati Tulungagung Maryoto Birowo.

Hadir dalam acara ini Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Busrul Imam, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung Ny. Siuk Maryoto
Birowo, Ketua Darma Wanita Persatuan Kabupaten Tulungagung, Kepala OPD Lingkup Pemkab Tulungagung, Forkopimcam Kecamatan Karangrejo,  pengurus Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung serta Pengurus dan Dharma Wanita Kabupaten Tulungagung.

Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo,M.M dalam sambutannya pada acara ini diantaranya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Bank Jatim,  Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulungagung dan semua pihak yang berpartisipasi atas terbangunnya 17 unit rumah layak huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Desa Karangrejo, Sembon, Babadan, Sukowidodo, Tanjungsari, dan Sukorejo. 

Dengan adanya CSR tersebut, Bupati berharap dapat menciptakan dan memelihara hubungan yang harmonis, memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, dan juga kedepannya di Kabupaten Tulungagung tidak ada lagi rumah warga yang masuk kategori rumah tidak layak huni terkait dengan kondisi pandemik Covid-19.

Maryoto  juga menghimbau dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat Tulungagung untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak dengan orang lain, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas warga bila tidak ada
kepentingan yang mendesak.

CSR ini merupakan wujud kecintaan dan kepedulian bank jatim kepada masyarakat Kabupaten Tulungagung yang selama ini telah memberikan kepercayaan dan dukungannya kepada bank jatim, semoga dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar. (BY)

Sabtu, 13 Maret 2021

Kapolri Dorong Pelaku UMKM Berani Membuat Inovasi

Kapolri Dorong Pelaku UMKM Berani Membuat Inovasi

SULUH POS ■ Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar silahturahmi dengan pimpinan Bank BRI. Kegiatan itu membahas soal inovasi dan gagasan untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di saat pandemik Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit berharap, silahturami tersebut dapat mendorong terciptanya inovasi dalam kegiatan masyarakat yakni, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di tengah Pandemik Covid-19.

“Dari kepolisian sangat konsen untuk bersama-sama Kementerian atau Lembaga untuk mendorong program UMKM, mendorong UMKM untuk berani membuat inovasi,” kata Sigit di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Jumat (12/3/2021).

Menurut Sigit, inovasi UMKM saat ini sangat penting. Sebab itu, diperlukan peranan dari pihak Bank BRI dalam menciptakan inovasi di kegiatan UMKM. Misalnya, edukasi dan pendampingan bagi masyarakat yang memiliki usaha.

Mengingat, hal itu menjadi salah satu stimulus untuk meningkatkan roda perekonomian masyarakat ketika terjadinya pandemik virus corona dewasa ini.

“Dan diberi pendampingan agar bisa bertumbuh dengan baik, apalagi di dukung oleh BRI dan memberikan keyakinan yang lebih tahu Customer,” ujar Sigit.

Sigit juga mempersilahkan kepada pihak BRI untuk berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di daerah yang memiliki program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Disisi lain, Sigit juga meminta kepada Bank BRI untuk dapat mendorong kesejahteraan seluruh jajaran kepolisian misalnya seperti pembangunan asrama dan rumah personel.

“Tekait kepolisian, gaji, remunerasi, mendorong peningkatan kesejahteraan anggota seperti pembangunan rumah, semoga bisa di support,” ucap mantan Kabareskrim Polri itu.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama (Dirut) Bank BRI Sunarso meminta kepada Mabes Polri untuk membantu melakukan pengamanan dalam mengawal perkembangan perekonomian nasional.

“Perekonomian nasional sangat strategis. Mohon bantuan mengamankan ekonomi nasional,” kata Sunarso.

Terkait inovasi UMKM, Sunarso menyebut, pihak Bank BRI memang concern terhadap hal itu. Oleh sebab itu, Ia menyambut baik gagasan dari Kapolri soal penguatan UMKM tersebut.

“Merestruktusasi UMKM untuk perekonomian dan masih positif. Terima kasih suport Polri baik itu pengamanan, gaji dan marketing,” tutur Sunarso.

( Imam Santoso / Hms )

Jumat, 12 Maret 2021

Mahasiswa Papua Diberikan Pelatihan Ternak Lele, Ini Tujuannya

Mahasiswa Papua Diberikan Pelatihan Ternak Lele, Ini Tujuannya

SULUH POS ■ Dit Intelkam Polda jateng dan Polresta Surakarta melakukan penggalangan atau pendekatan kepada mahasiswa Papua yang berada di wilayah Surakarta, dengan memberikan pelatihan dan panen ternak lele, pada Kamis (11/3/21).

Dikatakan Kasubnit 3.1 Sat Intelkam, Ipda F.I. Sipayung, S.TrK, bahwa penggalangan ini dilakukan untuk mencegah upaya provokasi yang masuk, terkait isu isu Papua.

“Tujuan penggalangan ini, guna mencegah adanya upaya provokasi yang masuk kepada Adek Adek mahasiswa Papua, dengan isu yang mengenai Papua,” kata Sipayung.

Hal ini bertujuan, lanjut Sipayung, agar mahasiswa Papua yang berada di Surakarta, untuk tetap fokus melaksanakan kuliah, agar terhindar dari provokasi mengenai Papua.

“Kita harapkan mahasiswa Papua tetap fokus pada kuliahnya, dan kita menambahkan ketrampilan dalam beternak ikan lele,” harapnya.

Sementara itu, Moses Ferdinan Khamer (ketua HIMPAS) menyampaikan, ia mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri sudah dapat pembelajaran cara berternak ikan lele kepada Mahasiswa Papua yang ada di Surakarta ini.

“Kami berharap kedepannya kerjasama ini bisa terus dilakukan, untuk menggiatkan mahasiswa Papua di Surakarta, pada masa pandemik covid 19 serta mencegah dari upaya provokasi terhadap Mahasiswa Papua yang sedang melaksanakan tugas belajar di wilayah Surakarta,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini dihadiri Kasubnit 3.1 Sat Intelkam, Ipda F.I. Sipayung, S.TrK, Kasubnit 3.2 Sat Intelkam, Aiptu Dior Sinaga, Ketua Indonesia Timur FC, Moses Ferdinan khamer, Ketua Ikatan Mahasiswa Papua Selatan/IMPAS, Ruben Givaru, Ikatan Mahasiswa Papua Selatan/IMPAS, Paskalis Menong, Atinus Wandikbo, Adi Kudligagal, Niles Wandikbo, Nius Kenelak, Ebe Doha, Sami Pagawak dan Mina mihatu mahasiswa UNS.

( Imam Santoso / Hms )

Bupati Pemalang Ingin Randudongkal Menjadi Destinasi Wisata Alternatif

Bupati Pemalang Ingin Randudongkal Menjadi Destinasi Wisata Alternatif

SULUH POS ■ Masih dalam rangka monitoring semua kegiatan yang ada di kabupaten Pemalang, pada Sabtu 6 maret 2021, Bupati Pemalang Agung Mukti Wibowo dan Wabub Mansyur Hidayat  melakukan serangkaian giat peninjauan di beberapa tempat, utamanya wilayah pesisir laut jawa hingga lereng G slamet.

Seperti tak kenal lelah, usai shalat Maghrib Bupati Pemalang beserta rombongan dinas terkait, juga masih harus lembur hingga malam guna melanjutkan lawatannya. 

Setidaknya, ada dua lokasi berbeda Desa dan kecamatan yang dikunjungi. Lokasi pertama  adalah pembibitan dan pelatihan Budi daya ikan koi milik warga jl seruni rt01/06 Ds Moga, Kecamatan Moga, sedangkan tempat ke dua adalah Dinas Perikanan Kecamatan Randudongkal.

Ditempat ini, Bupati memberi arahan terkait pengelolaan balai benih dan Budi daya ikan air tawar di Randudongkal.

Bupati melalui Pemerintahan telah mencanangkan tempat tersebut akan di multi fungsikan peruntukannya. Rencananya lahan seluas 1 hektar tersebut nantinya akan di modifikasi, sehingga akan berkembang menjadi sebuah destinasi wisata berbasis air, tanpa mengubah peruntukanya.

Dengan rincian 7000 m2 di patok menjadi  kolam, sedangkan 3000 m2 bangunan akan diperuntukkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk resto.

Atas rencana besar tersebut, Komunitas Gempur (gerakan  masyarakat untuk perubahan) Kabupaten Pemalang menyambut antusias gagasan ini. 

Gempur meyakini upaya Bupati mencanangkan Wisata Mina di Randudongkal sebagai langkah yang tepat dan akan memberi kemaslahatan bagi warga sekitar, utamanya Pemalang.

Sementara itu, Kepala Perikanan Randudongkal Suharto, kepada wartawan mengatakan, bahwa wisata Mina yang rencananya tahun 2022 mulai di bangun, adalah gagasan pasangan Bupati baru. 

"Itu bukan pengajuan pihak kami. Hal ini sebagai  langkah awal menuju desa wisata (Dewi)," ujarnya.

Dengan majunya dunia pariwisata di Kabupaten Pemalang, kata dia, akan memajukan pula taraf hidup masyarakat, sehingga laju program Desa sinergi/Desi, desa digital/Dedi dan Koin ( kota industri ) bisa di capai, untuk mewujudkan Pemalang yang adil, makmur, agamis dan ngangeni (AMAN).

"Kami nantinya akan bekerja sama dengan pihak lain untuk siapkan lahan  parkir pengunjung," katanya.

Menurutnya, terbatasnya lahan ditempat ini adalah alasan utamanya. "Namun sejauh ini sudah ada ajakan kerja sama oleh penduduk setempat," pungkas Kepala Perikanan Randudongkal Suharto.

■ Himawan.

Lagi, Ribuan Benda Berbentuk Batako Ditemukan Di Laut Kepulauan Selayar

Lagi, Ribuan Benda Berbentuk Batako Ditemukan Di  Laut Kepulauan Selayar

SULUH POS ■ 4 buah jangkar, 1 meriam, dan ribuan barang sejenis batako, ditemukan di perairan laut sebelah barat Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. 

Hal ini diungkapkan oleh Mustaning Husain, penyelam yang menelusuri lokasi ditemukannya barang-barang tersebut.

Mustaning menuturkan atas informasi dari seorang nelayan, Ia bersama timnya melakukan penyelaman, dan menemukan barang berupa jangkar, meriam dan ribuan benda berbentuk persegi panjang sejenis batako.

"Posisi antara jangkar dan meriam saat ditemukan berjarak 8 meter. Sementara letak ribuan barang mirip batako tersebut bertumpuk, berada sekitar 100 meter dari posisi jangkar dan meriam ditemukan,"  ungkap Mustaning, kepada Pewarta, pada Kamis (11/3).

Akan tetapi, kata Mustaning, Ia belum mengetahui secara pasti, apakah material batako itu, terbuat dari tanah liat atau dari yang lainnya. 

"Saya sempat membawa 1 buah barang yang mirip batako tersebut, naik keatas kapal untuk memperlihatkan kepada tim. Namun, karena teman-teman juga tidak mengetahui barang itu terbuat dari apa, akhirnya saya kembalikan lagi ke dasar laut, tempatnya semula," kata Mustaning.

Yang pasti kondisi jangkar, meriam dan barang sejenis batako tersebut, telah ditutupi oleh terumbu karang, jelasnya lagi. 

Temuan ini kemudian disinyalir merupakan bagian dari kapal karam milik Perusahaan Hindia Timur Belanda atau Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC).

Sebelumnya, Pemerhati Sejarah dan Budaya Selayar Rakhmat Zaenal, juga telah memberikan penjelasan bahwa dari data yang  dimiliki, untuk kapal VOC saja minimal ada 12 titik yang ditemukan di sekitar laut Selayar. 

Akan tetapi, yang teridentifkasi dengan baik itu baru kisaran 4 kapal. Misalnya, Kapal Walvis (Walvisch) yang tenggelam diawal tahun 1663.

Kapal Walvis (Walvisch) yang tenggelam dipesisir barat Pulau Selayar inilah, dikemudian hari muncul dalam Perjanjian Bungaya antara Sultan Hasanuddin dan Gubernur Cornelis Speelman pada tahun 1667.

Seperti yang termuat pada pasal 3 dalam perjanjian tersebut, yang berbunyi: "Seluruh alat-alat, meriam, uang, dan barang-barang yang masih tersisa, yang diambil dari kapal Walvisch di Selayar dan Leeuwin di Don Duango, harus diserahkan kepada Kompeni".

Sementara itu, saat ini Pemerintah menetapkan Bidang Usaha Pengangkatan Benda Berharga Muatan Kapal yang Tenggelam, atau BMKT, terbuka untuk investasi asing.

Sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden, Nomor 10 Tahun 2021, tentang bidang usaha penanaman modal.

Kendati demikian, ada syarat-syarat yang ditetapkan pemerintah secara ketat, untuk bidang usaha pengangkatan benda berharga muatan kapal tenggelam.

Namun, terlepas dari itu semua, Mustaning mengatakan bahwa Ia bersama timnya, selaku penggiat wisata selam di Kepulauan Selayar, hanya sekedar penasaran setelah mendapati informasi dari seorang nelayan. 

"Niat kami memang hanya ingin menelusuri apa sebenarnya yang ada dilokasi tersebut, sesuai informasi yang diberikan oleh nelayan kepada kami," pungkas Mustaning. 

■ TIM/AFD/ Indolin

Selasa, 09 Maret 2021

Jadwal Kapal Fery Selat Selayar Molor, Penumpang Mengeluh

Jadwal Kapal Fery Selat Selayar Molor, Penumpang Mengeluh

SULUH POS ■ Dalam sepekan terakhir jadwal kapal fery yang melayani penyeberangan Bira - Pamatata, selalu molor dari jadwal yang telah ditentukan. 

Terpantau hari ini, Senin (8/3) keberangkatan kapal fery di pelabuhan Bira, lagi-lagi molor dari jadwal sebelumnya. Harusnya kapal fery berangkat dari Pelabuhan Bira menuju Pelabuhan Pamatata, sekitar pukul 07.00 Wita, terpaksa harus berangkat pukul 08.00 Wita.

Pewarta di Pelabuhan Bira melaporkan, bahwa penyebab molornya waktu keberangkatan kapal fery disebabkan karena sering terlambatnya pihak Syahbandar Pelabuhan Bira memproses keberangkatan kapal fery, seperti dikutip dari sumber pewarta di KMP. Bontoharu. 

Sumber pewarta di KMP. Bontoharu menyayangkan kejadian ini, dan menurutnya proses bongkar muat Trip I di Pelabuhan Bira sudah sesuai jadwal. 

Sementara itu, Ayu salah seorang calon penumpang kapal fery di Pelabuhan Pamatata, saat dikonfirmasi oleh Pewarta, mengeluhkan jadwal keberangkatan yang selalu berubah-ubah tanpa pemberitahuan.

"Sudah mulai meresahkan masyarakat ini kapal fery, selalu molor dari jadwal yang ditentukan, padahal kan, dari jadwal yang ada Trip I Fery berangkat dari Pelabuhan Pamatata itu, pukul 10.00 Wita, ini malah molor ke pukul 13.00 Wita," keluh Ayu.

Kasihan masyarakat kalau setiap hari begini, keluhnya lagi. 

Ia pun mengatakan harusnya itu kapal fery, standby disini (Pelabuhan Pamatata), jangan di Bira.

Pantauan Pewarta, akibat sering molornya jadwal keberangkatan fery, menyebabkan kendaraan di Pelabuhan Pamatata dan Bira, kerap menumpuk di terminal pelabuhan. (Tim)

Senin, 08 Maret 2021

Kontraktor Bingung, PT. RAPP Diduga Tidak Bayar Hasil Kerja Kontraktor Selama 3 Tahun

Kontraktor Bingung, PT. RAPP Diduga Tidak Bayar Hasil Kerja Kontraktor Selama 3 Tahun

SULUH POS ■ PT.RAPP perusahaan raksasa yang berdomisili di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan Riau, diduga tidak membayarkan hasil jerih payah yang dikerjakan oleh kontraktor di Estate Logas, pada Senin (08/03/21)

Informasi ini diketahui  langsung oleh INSAN A.Md.Kom, pemimpin redaksi infolensa.com yang kebetulan saat itu bekerja menjadi kontraktor di Estate Logas.

Insan menjelaskan, bahwa sudah 3 tahun ia menunggu hasil jerih payahnya selama bekerja di Estate logas. Namun pihak managemen terus memberikan janji palsu terhadap insan.

"Saya sudah hampir 3 tahun menunggu hasil jerih payah dari yang telah saya kerjakan, tapi mengapa pihak RAPP tidak mau membayarkan hasil kerja yang selama ini saya kerjakan, malahan maneger yang bermasalah dengan kita, sekarang sudah dirumahkan atau di PHK," jelasnya.

Dia menambahkan, saya coba menghubungi maneger yang dirumahkan tersebut atau di PHK melalui telfon seluler bahwasannya dia tidak bisa lagi untuk berkomunikasi dengan atasannya, karena dia sudah di PHK, begitu yang disampaikan oleh maneger yang menangani hasil kerja kita. 

"Dari situlah saya kebingungan bagaimana cara mengeluarkan uang saya yang belum di bayarkan oleh pihak RAPP, sementara para pekerja sudah saya talangi uang kerjanya," jelas Insan.

Harapan saya, imbuh Insan, uang saya harus di bayarkan. Saya sebagai Ketua Internal Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Provinsi Riau akan menyikapi, jika hal tersebut tidak dibayarkan.

Sementara itu, dari hasil konfirmasi kepada Budi Waskito ( BW) Maneger Estate Logas yang sekarang dipercaya memimpin Estate Logas, mengatakan dirinya tidak mengetahui dengan hal ini, dan semua sudah di tangani oleh managemen.  

Hingga berita ini dirilis, pihak managemen RAPP tidak bisa di hubungi guna klarifikasi. Begitu juga terkait keterangan kapan uang  para kontraktor yang bekerja di estate logas dibayarkan.

Sumber :  infolensa


Selasa, 02 Maret 2021

MUI Apresiasi Presiden Cabut Perpres Soal Miras

MUI Apresiasi Presiden Cabut Perpres Soal Miras

SULUH POS ■ Keputusan Presiden Joko Widodo yang mencabut lampiran Peraturan Presiden (Perpres) terkait izin investasi minuman keras (miras) beralkohol mendapat apresiasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Niam menyampaikan, sikap Jokowi telah sesuai dengan aspirasi yang disampaikan pihaknya dan termasuk Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat, pemerintah daerah, hingga elemen masyarakat.

"Hari ini Presiden Republik Indonesia telah merespon secara bijak aspirasi yang hidup di tengah masyarakat," ujar Asrorun Niam dalam jumpa pers virtual yang diselengarakan di Kantor MUI, Jakarta Pusat, Selasa (2/3).

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menetapkan industri minuman keras masuk dalam Daftar Positif Investasi (DPI) mulai 2 Februari 2021.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Penanaman modal baru hanya dapat dilakukan di beberapa daerah di Indonesia, yakni Provinsi Bali, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Sulawesi Utara, dan Provinsi Papua dengan memperhatikan budaya serta kearifan lokal.

Nantinya, penanaman modal tersebut juga akan ditetapkan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) berdasarkan usulan gubernur.

Sebelumnya, MUI menyoroti soal penetapan miras sebagai daftar positif investasi. Menurut MUI, melegalkan kebijakan investasi miras, sama saja mendukung peredarannya di Indonesia.

Ketua MUI Cholil Nafis melalui akun Instagram-nya menegaskan, melegalkan izin investasi miras, haram hukumnya.

Disampaikan Cholil, apabila negara melarang peredaran miras maka seharusnya juga melarang investasi miras di Tanah Air. Alasan kearifan lokal dinilai oleh Cholil Nafis tak bisa digunakan untuk menghalalkan legalitas investasi miras.

Menyinggung kesehatan, Cholil lantas mengutip hasil penelitian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebut ada lebih dari 3 juta orang meninggal akibat miras pada 2014. Angka kematian tersebut lebih banyak dari jumlah kematian akibat Covid-19.

Dia juga menyebut dalil haram meminum miras hingga bukti kriminalitas terjadi akibat miras banyak ditemui. (Red)***

Minggu, 28 Februari 2021

MenkopUKM Dorong Pengembangan Tambak Udang Dipasena Melalui Koperasi dan Kemitraan

MenkopUKM Dorong Pengembangan Tambak Udang Dipasena Melalui Koperasi dan Kemitraan

SULUH POS ■ Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki mendorong pemberdayaan petani tambak udang melalui koperasi sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian yang terdampak pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, Teten Masduki meminta agar tambak udang Bumi Dipasena agar turut serta mengembalikan kejayaannya melalui peningkatan produksi guna pulihkan ekonomi.

"Kawasan tambak udang Bumi Dipasena merupakan salah satu tambak udang yang terbesar, dan kita harus mengembalikan kejayaannya agar bisa membantu memulihkan perekonomian," tutur Teten Masduki, saat meninjau serta berdialog bersama Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW Lampung), di Tulang Bawang, Lampung, Sabtu (27/02/2021).

Teten mengatakan, salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengembalikan kejayaan dan produktivitas tambak, yakni melalui pemberdayaan petambak  dengan bentuk koperasi.

"Di sini ada Perhimpunan Petambak Pembudidaya Udang Wilayah Lampung (P3UW) yang memiliki anggota sebanyak 5.530 Kepala Keluarga yang bergantung pada sektor tambak udang. Adanya perhimpunan ini dapat pula dikembangkan dengan membentuk  koperasi sehingga dapat membantu meningkatkan produksinya," kata Teten.

Menurut Teten, salah satu upaya untuk membangkitkan dan meningkatkan produksi dilakukan dengan penguatan kelembagaan melalui koperasi dan pembiayaan. "Pembiayaan ini juga penting dilakukan, kita menyediakan kemudahan dengan memberikan kemudahan kredit dengan bunga hanya 3 persen, namun semua harus bernaung dalam bentuk koperasi," ujar Teten.

Teten menjelaskan sinergisitas antar lembaga, masyarakat, pemerintah serta perusahaan dapat mendorong terbentuknya sistem produksi yang baik. "Saat ini kita dorong adanya kemitraan koperasi bagi petambak dengan penyediaan off taker (perusahaan penjamin), sehingga petambak tidak perlu memikirkan dimana harus menjual dan hanya fokus meningkatkan produksi," jelas Teten.

Diketahui usaha budidaya udang di kawasan Bumi Dipasena, Kecamatan Rawajitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung dengan luas area 16.000 hektare dengan 8 kampung memiliki nilai produksi budidaya udang yang diperkirakan dapat mencapai 6 hingga 7 kuintal setiap sekali panen.

Pasalnya, seorang petambak dapat menghasilkan 1 ton hingga 3 ton dalam sehari, dengan jumlah pembiayaan pembudidayaan per orang dengan kisaran Rp30 juta hingga Rp 50 juta.

Permintaan udang khususnya jenis vaname sampai saat ini tergolong sangat tinggi terutama permintaan dari luar negeri. Indonesia membutuhkan devisa, salah satunya dengan udang karena permintaan pasar dunia tinggi sehingga hal ini menjadi prioritas kami. Tercatat tren kenaikan yg positif (21%) pada ekspor tahun 2020 dari tahun sebelumnya. Target negara Indonesia menjadi negara penghasil udang nomor 3 di dunia, kini menduduki posisi nomor 5.

Potensi ini harus bisa dimaksimalkan dengan terus mencoba sistem pengembangan tambak udang rakyat. Korporitasasi petani, konsolidasi, dan kemitraan dengan perusahaan besar akan didorong. Di saat ini pun sudah ada contoh tambak udang di Muara Gembong dan diharapkan sistemnya bisa direplikasikan di Dipasena (Azwar/WP).

Kamis, 25 Februari 2021

Kasum TNI Pimpin Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi POM TNI

Kasum TNI Pimpin Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi POM TNI

SULUH POS ■ Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Ganip Warsito memimpin upacara gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi POM TNI Tahun 2021 di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/2/2021).

Kasum TNI yang membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan bahwa di tengah pandemi saat ini, partisipasi aktif Prajurit dan PNS TNI dalam penegakkan disiplin protokol kesehatan sangat penting. “Diharapkan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan Prajurit dan PNS TNI dapat menjadi role model atau teladan bagi masyarakat umum. Dengan demikian, Operasi Gaktib dan Yustisi yang diselenggarakan tahun ini akan memperkuat kepatuhan dan ketaatan Prajurit dan PNS TNI dalam melaksanakan disiplin protokol kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa dalam pelaksanaan operasi, seluruh satuan dan personel Polisi Militer TNI harus terlebih dahulu menguasai tugas dan tanggung jawabnya serta menunjukkan disiplin yang tinggi. “Kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, tentunya dibutuhkan inovasi dan adaptasi dalam menghadapi kompleksitas tantangan. Petugas yang profesional adalah petugas yang tegas, tidak ragu-ragu, namun tidak bersikap arogan,” ujarnya.

Panglima TNI memberikan beberapa penekanan yang perlu diperhatikan personel dalam melaksanakan tugas diantaranya, Personel TNI agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta pegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas.

Jadilah contoh dalam ketaatan terhadap hukum serta menerapkan disiplin protokol kesehatan di rumah, lingkungan kerja dan ksatrian serta saat berada di ruang publik; tingkatkan profesionalisme, perkuat sinergi dengan Polri dan komponen bangsa lainnya, serta perkokoh kemanunggalan dengan rakyat, untuk membantu Pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19 dan memulihkan perekonomian nasional.

Pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun 2021 bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme Polisi Militer TNI dan subjek hukum melalui pendekatan persuasif dan edukatif. Hal ini dikarenakan esensi dari pelaksanaan operasi adalah untuk memperkuat upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi Prajurit dan PNS TNI.

Operasi Gaktib dan Yustisi POM TNI Tahun 2021 yang mengusung tema “Dengan Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun Anggaran 2021, Polisi Militer Siap Meningkatkan Penegakan dan Ketaatan Hukum Dalam Mendukung Pendisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19 Serta Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa Demi Keutuhan NKRI” dimulai tanggal 25 Februari 2021 dan secara serentak akan dilaksanakan di seluruh jajaran POM Angkatan.

Hadir pada kegiatan tersebut, antara lain Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Bambang Suswantono, S.H., M.H., M.Tr., Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.D.S., Danpusterad Letjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, Danpuspom TNI Mayjen TNI Eddy Rate Muis, S.H., M.H., para Komandan Puspom Angkatan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P. dan para Pejabat Utama Mabes TNI. (Riz/RED)

Selasa, 23 Februari 2021

Investor Saling Klaim Lahan Pariwisata Pantai Pinang, Begini Penjelasan BPN Kepulauan Selayar

Investor Saling Klaim Lahan Pariwisata Pantai Pinang, Begini Penjelasan BPN Kepulauan Selayar

SULUH POS ■ Lahan obyek wisata Pantai Pinang bagian pantai timur kabupaten Kepulauan Selayar yang diduga bermasalah batas lahan antar kedua pengusaha wisata dengan Mr. Jean Philippe Thomas atau sering disapa Mr. Jon diketahui sudah memiliki sertifikat hak bangunan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Seksi Survey dan Pemetaan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Selayar, Marzuki Mansur, ketika dihubungi diruang kerjanya kantor BPN, jl. Jend. Sudirman, Benteng, Selayar, pada Selasa (23/2/2021).

Sebelumnya, kedua pengusaha tersebut saling mengklaim batas lahan dan saling melapor ke Polisi. 

Mr. Jon juga mengaku kesal atas urusan persyaratan lahan yang sampai saat ini belum kelar di kantor pertanahan.

Kepala Seksi Survey dan Pemetaan BPN Kepulauan Selayar, Marzuki Mansur menyebutkan sudah menerbitkan Sertifikat Hak Guna Bangunan berlaku selama 30 Tahun yang masuk dalam lokasi Pariwisata Pantai Pinang, Kepulauan Selayar akan tetapi belum diketahui berapa luas lahan yang akan dimanfaatkan.

Menurut Marzuki Mansur, awalnya berkas pengurusan ke BPN atas nama orang asing, sehingga kami meminta untuk memperbaiki kembali berkas tersebut.

"Jika waktunya berlakunya telah habis dan ingin memperpanjang izin bangunan silahkan diurus kembali," jelas Kepala seksi Survey dan Pemetaan.

Ia menanggapi bahwa pengurusan kepemilikan lahan tidak diperbolehkan atas nama orang asing.

"Harusnya, atas nama kepemilikan lahan tersebut orang lokal atau pribumi. Kami meminta kepada yang bersangkutan untuk melengkapi berkasnya, dan memasukan berkasnya belum lama ini dan kami sudah memprosesnya, tinggal menunggu waktu saja," ujar Marzuki. 

Marzuki Mansur sampaikan pula belum mengetahui kalau ada persoalan saling klaim batas antara dua Investor.

Dikatakan kalau ada saling klaim batas, harusnya mereka bisa bersurat ke kami di BPN, agar hal ini bisa dicarikan solusi.

"Hingga saat ini, saya belum tahu apakah lahan di kawasan pariwisata Pantai Pinang, sudah disurvey sebelum saya, soalnya saya masuk tahun 2020 sedangkan mereka mengurus sejak 2019," jelas Marzuki Mansur.

Kepala Seksi Survey dan Pemetaan BPN Kepulauan Selayar menyampaikan sangat mendukung program pemerintah kabupaten Kepulauan Selayar dalam memajukan sektor pariwisata, khusunya yang berkaitan dengan BPN. (Irwan/rls).



Peringati HPN Pemalang : Ripto Kuncir Jadi Pelawak dan Penyanyi Dadakan

Peringati HPN Pemalang : Ripto Kuncir Jadi Pelawak dan Penyanyi Dadakan

SULUH POS ■ Perayaan ke 75 Hari pers Nasional  Kabupaten Pemalang, yang dihelat pada Sabtu malam 20/01/2021 berlangsung ger-geran. Acaranya sendiri digelar di  Aula gedung Golkar jl pemuda.

Terpantau, puluhan insan pers  perwakilan berbagai mass media lokal maupun nasional  hadir dan antusias mengikuti acara tersebut.

Seorang wartawan senior Ripto Kuncir mendadak jadi pelawak dan  penyanyi saat di minta tampil ke atas panggung. Banyolannya terasa lebih hidup dengan  munculnya pancingan MC yang memandu acara tersebut, seru, kocak, dan agak nylekit, namun masih dalam batas santun dan wajar.

Sebelum turun panggung, Ripto Kuncir sempat bawakan lagu pop alternatif yang sangat terkenal pada era 80an, judulnya  singkong dan keju.

Lagu ini pertama di bawakan oleh Ari Wibowo. Sekilas, tembang ini hanya lucu lucuan saja, namun bila di cermati lebih dalam, ternyata mengandung makna sangat luas, dalam 
kehidupan, syairnya seolah menjelaskan bahwa, dalam hidup ada, "perbedaan kelas".

Pertanyaannya ?! apakah seorang Ripto Kucir sedang mengungkapkan maksud pada orang atau pihak tertentu?

Sampai saat ini kami belum punya jawabannya, yang jelas, dengan iringan live musik kenaan entertainment, nyanyian tersebut masih enak di dengar sampai saat ini. 

Tak kalah dengan pemilik rambut berkucir. Kumendan BR bak artis kondang, gebrak panggung lewat beberapa lagu barat lama yang di lantunkanya dengan fasih. Sesekali di sisipi rangkaian kata nan indah dan puitis. antara serius dan banyolan ringan.

Kepada hadirin yang terdiri dari wartawan lintas media, Kepala Diskominfo, PWI cabang dan tamu kehormatan lainya. Wakil bupati Pemalang  terpilih Mansyur Hidayat ST juga berkenan hadir, mewakili Agung Mukti wibowo,ST,M,Si. 

Peringati HPN Pemalang : Ripto Kuncir Jadi Pelawak dan Penyanyi Dadakan

Selain beberapa kritik dan harapan yang sifatnya membangun, mantan sekda ini mengingatkan agar semua pihak tetap menjaga seduluran selawase (Jawa). Artinya, persaudaraan yang selama ini sudah terjalin, lebih di tingkatkan, agar insan pers di kabupaten Pemalang lebih maju dan tambah profesional.

Harapan hampir serupa juga di sampaikan oleh pengurus PWI cabang, diskominfo dan pemerhati pers.

Wabup Mansur hidayat ST, juga menginginkan insan pers di Kabupaten Pemalang, bisa lebih  bersinergi dengan pemerintah untuk bersama membangun Pemalang lebih maju. 

Dia mengatakan, pers punya peran sangat penting dalam menyampaikan pesan-pesan pembangunan ke masyarakat.

Kangen kangenan sesama awak media dan orang-orang penting di Pemalang, terpaksa harus berakhir, seiring  pejalanan waktu. Kemeriahan yang tercipta saat itu, tidak meninggalkan standar prokes dari awal hingga akhir acara.

"Alhamdulillah, giat tersebut selesai sesuai harapan dari semua pihak," ucap salah seorang jurnalist.
    
■ Himawan

Senin, 22 Februari 2021

Tunggak Hutang Rp36 Miliar, Pelayanan BPJS Kesehatan Warga PALI Terancam Dinonaktifkan

Tunggak Hutang Rp36 Miliar, Pelayanan BPJS Kesehatan Warga PALI Terancam Dinonaktifkan

SULUH POS ■ Pihak BPJS Kota Prabumulih mendesak Pemerintah Kabupaten PALI untuk segera melunasi tunggakan hutang BPJS dari bulan Januari hingga Desember 2020.

Nominal tunggakan Pemkab PALI terhadap BPJS kesehatan kota Prabumulih selama tahun 2020 tersebut, cukup lumayan fantastis hingga mencapai Rp.36 Miliar.

Hal ini diungkapkan kepala BPJS Kota Prabumulih Yunita Ibnu usai menggelar rapat bersama anggota DPRD PALI, terkait tunggakan tersebut, pada Senin (22/2/2021).

"Kami minta agar tunggakan itu segera dibayar," tegas Kepala Cabang BPJS Kesehatan Prabumulih, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Dia mengatakan, hingga hari ini layanan BPJS Prabumulih masih mengcover 90 ribuan warga Kabupaten PALI, dia menyayangkan tunggakan 2020 belum dibayarkan.

Ditegaskanya, jika pemerintah kabupaten PALI berlarut-larut dalam pembayaran tunggakan itu, bisa saja pelayanan BPJS kesehatan untuk warga PALI dinonaktifkan.

" Dalam Rapat tadi, Katanya (Pemkab PALI) akan segera membayar tunggakan premi tersebut. Namun jika berlarut-larut tentu bisa saja layanan dinonaktifkan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD PALI, Suarno SE, menjelaskan, rapat yang digelar tersebut bisa dikatakan belum menghasilkan solusi dan akan diagendakan ulang.

” Kalau harapan kami, kiranya layanan BPJS tetap bisa digunakan, jangan dinonaktifkan dulu. Tapi nanti kita akan gelar rapat lagi," jelas Suarno secara singkat.

Terpantau, rapat selama 3 jam tersebut secara tertutup, dihadiri oleh Komisi I DPRD PALI, Dinas Kesehatan, BPPKAD, dan BPJS Kesehatan Cabang Kota Prabumulih.

■ Suherman
© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved