Asahan | Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah terjadinya banjir saat musim penghujan, Babinsa melaksanakan kegiatan gotong royong bersama para guru dan murid membersihkan selokan yang telah dipenuhi tumpukan sampah, kegiatan ini difokuskan pada pembersihan saluran air dari berbagai jenis sampah dan endapan yang berpotensi menghambat aliran air. Dengan kondisi selokan yang bersih, diharapkan aliran air dapat kembali lancar sehingga risiko terjadinya penyumbatan dan genangan air dapat diminimalisir. Babinsa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus sarana edukasi bagi para siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan sejak dini. Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada generasi muda agar peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan saluran air.
Para
guru dan siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, selain membersihkan
selokan, mereka juga diajak untuk memahami dampak dari sampah yang dibuang
sembarangan terhadap lingkungan sekitar, dalam kesempatan ini seperti yang
dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 18/Meranti jajaran
Kodim 0208/Asahan Sertu Irawiyadi turun kewilayah binaan untuk melaksanakan
kegiatan Wanwil, adapun maksud dan tujuan, untuk membantu petani membersih kan
daun yg kering pada tanaman tebu milik warga, serta memberi masukan dan
memotivasi petani agar lebih giat dan berinovasi dalam bidang pertanian agar
mendapatkan hasil yang baik, bersama dengan Bapak Suhadi (warga Desa Panca Arga),
kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Desa Panca Arga Kecamatan Rawang
Panca Arga Kabupaten Asahan, Sabtu (20/06/2026).
Sebagai
bentuk dukungan terhadap peningkatan hasil pertanian, dengan membantu petani
dalam membersihkan daun-daun kering pada tanaman tebu milik warga di wilayah
binaan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perawatan tanaman yang penting
untuk menjaga kualitas pertumbuhan tebu. Babinsa juga memberikan arahan dan
motivasi kepada para petani agar terus bersemangat dalam mengelola lahan
pertanian. Selain itu, petani didorong untuk mulai berinovasi dalam teknik
budidaya guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Pembersihan
daun kering dilakukan guna mengurangi potensi serangan hama serta menjaga
kelembapan dan kesehatan tanaman agar tetap optimal hingga masa panen. Kegiatan
ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga
kebersihan lingkungan, terutama menjelang musim hujan, guna mencegah terjadinya
banjir dan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang tidak bersih.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar