Asahan | Respons cepat ditunjukkan Babinsa dengan menggandeng masyarakat dalam kegiatan gotong royong memperbaiki parit yang longsor akibat intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Dalam kegiatan tersebut, aparat TNI bersama warga bahu-membahu membersihkan material longsoran, mengeruk lumpur yang mengendap, serta membenahi struktur dinding parit yang rusak. Langkah ini dilakukan agar aliran air kembali normal dan tidak menimbulkan dampak lanjutan seperti banjir maupun longsor susulan. Sebagai penanganan darurat, dibuat penahan dinding parit menggunakan bambu yang diperkuat dengan karung berisi pasir dan batu sebagai bronjong sederhana. Upaya ini menjadi solusi sementara guna menstabilkan tanah di sekitar parit sembari menunggu perbaikan permanen.
Babinsa dan masyarakat melaksanakan
kegiatan gotong royong perbaikan parit yang mengalami longsor akibat hujan
lebat yang melanda wilayah dalam beberapa hari terakhir. Kegiatan ini
difokuskan pada pembersihan material longsor, pengangkatan endapan lumpur,
serta perbaikan dan penguatan dinding parit agar aliran air kembali lancar dan
tidak menimbulkan genangan maupun longsor susulan, dalam kesempatan ini seperti
yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Air
Joman jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Erwinsyah turun kewilayah binaan untuk
melaksanakan kegiatan Perbaikan parit longsor akibat hujan lebat beberapa hari
yang lalu oleh Babinsa (Bintara Pembina Desa) dilakukan melalui gotong royong
bersama warga setempat. Fokus utamanya adalah membersihkan material longsor,
mengangkat endapan lumpur, dan memperbaiki atau memperkuat dinding parit agar
air kembali mengalir lancar dan mencegah longsor Kembali, Bersama dengan Bapak
Ifen (Kadus Dusun 3) dan Warga setempat, kegiatan tersebut yang dilaksanakan
bertempat di Dusun lll Desa Subur Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan, Minggu
(14/06/2026).
Pembuatan dinding parit Darurat dengan
memasang bambu dan Memakai karung berisi pasir atau batu bronjong untuk menahan
dinding parit yang longsor sementara waktu, melalui kegiatan ini Babinsa dapat
berinteraksi langsung dengan warga, Babinsa dapat mengetahui permasalahan yang
ada di wilayah binaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan dan penyelesaian
masalah dengan cepat. Sebagai langkah penanganan sementara, dilakukan pembuatan
dinding parit darurat dengan memanfaatkan bambu serta karung yang diisi pasir
maupun batu (bronjong) untuk menahan tanah di sisi parit yang longsor. Upaya
ini dinilai efektif sebagai solusi cepat sebelum dilakukan perbaikan permanen.
Babinsa menyampaikan bahwa keterlibatan TNI bersama masyarakat merupakan bentuk
kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus upaya menjaga keselamatan
warga dari dampak bencana.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar