Kamis, 10 November 2022

Kegiatan Monitoring Pembagian Bansos Dari Pemerintah Didampingi Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun

Kegiatan Monitoring Pembagian Bansos Dari Pemerintah Didampingi Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun


Pematang Siantar  |  Pemerintah siap menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng senilai Rp6,2 triliun untuk 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM). BLT ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan menjaga daya beli masyarakat, khususnya terkait minyak goreng. Pemerintah menargetkan bantuan ini tersalurkan sepenuhnya satu minggu sebelum lebaran. Sekertaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso menyatakan BLT minyak goreng ini dananya akan menggunakan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022. “Dimana BLT minyak goreng ini ada yang menjadi program dari rumpun bantuan sosial pangan di Kemensos dan juga sebagian dari rumpun program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW) yang selama ini dibantu oleh TNI dan Polri.

Dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03/Siantar Selatan jajaran Kodim 0207/Simalungun Serka B Manurung turut serta melaskanakan kegiatan pendampingan Pembagian Bansos BLT kegpada warga masyarakat binaan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Kantor Lurah Sukaraja Kecamatan Siantar Marihat Kota Pematang Siantar, Kamis (10/11/2022).

Dalam pelaksanaan kegiatan pembagian Bansos BLT tersebut dengan Penerima BLT sebanyak 112 orang, kegiatn ini juga turut serta dihadiri oleh, Camat Siantar Marihat, Babinsa, Bhabinkantibmas, Lurah Sukaraja dan Dinas Sosial.

Pada kesempatan tersebut Babinsa mengungkapkan Bantuan langsung tunai akan disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang termasuk dalam daftar Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar 18,8 juta. Bantuan itu juga akan diberikan ke penerima Program Keluarga Harapan (PKH) serta 2,5 juta pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan makanan dengan menggunakan minyak. “Jumlah anggaran BLT minyak goreng ini sebesar Rp6,2 triliun di rumpun bantuan sosial pangan yang dihimpun Kementerian Sosial, dan Rp 750 triliun untuk PKLW yang dihimpun oleh TNI dan Polri, sehingga total anggaran sebesar Rp6,95 triliun. Nantinya, masing-masing KPM akan menerima bantuan Rp100.000 dalam tiga bulan (April, Mei, Juni). Tetapi, bantuan ini sidalurkan secara sekaligus Rp300.000 pada April,” jelasnya.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved