Batu Bara | Kegiatan pendampingan sebagai bagian dari upaya khusus Ketahanan Pangan ini merupakan tugas tambahan dari Komando atas. Untuk itu, sebagai petugas pendamping berharap kepada petani jangan Sungkan-sungkan jika membutuhkan bantuan Babinsa. Keikutsertaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam membantu petani merupakan upaya khusus membantu program pemerintah daerah dalam mensukseskan swasembada pangan yang diwujudkan melalui pendampingan langsung ke sawah di wilayah binaannya.
Dalam
kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa
(Babinsa) Koramil 02/Air Putih jajaran Kodim 0208/Asahan Praka Deni Masrial turun
kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan ketahanan pangan, kegiatan
pendampingan hanpang membantu petani memupuk tanaman padi, kegiatan Hanpangan
membantu petani memupuk padi secara manual, dengan melaksanakan kegiatan
membantu petani memupuk tanaman padi di sawah pada usia 45 hari setelah tanam
(HST), dengan melaksanakan kegiatan Hanpangan membantu Petani Memupuk padi di
lahan sawah milik Bapak Rohadi seluas 7 rante, kegiatan ini di laksanakan
adalah bentuk dari untuk meningkatkan ketahanan pangan padi di wilayah binaan, bersama
dengan Bapak Rohadi (pemilik Lahan) dan Bapak Sulis (petani), kegiatan tersebut
yang dilaksanakan bertempat di Desa Tanjung Kubah Kecamatan Air Putih Kabupaten
Batu Bara, Sabtu (04/04/2026).
Kegiatan
pendampingan ketahanan pangan dengan ikut serta membantu petani pada saat
memupuk agar padi tumbuh subur dan ikut memantau harga gabah, kegiatan
bertujuan untuk sekali gus mengontrol harga gabah agar sesuai dengan harga yang
di tetapkan oleh pemerintah sehingga petani kedepannya semakin sejahtera, kegiatan
Hanpangan membantu petani memupuk tanaman padi agar pertumbuhannya baik
disawah, dengan membantu petani mulai dari proses penanaman sampai tanaman
dapat dipanen, tujuan pemupukan ini yaitu untuk memberikan kesuburan terhadap
batang tanaman padi dan sebagai langkah dalam mengurangi serangan hama tanaman
padi. Pemupukan ini sebaiknya dilakukan secara serentak supaya penanggulangan
hama padi bisa berjalan dengan efektif. Babinsa mengatakan bercocok tanam padi
di sawah menjadi aktifitas rutin dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di
pedesaan, karena hal itu juga merupakan salah satu mata pencarian mereka. “Bagi
para petani tentu sudah tidak asing dengan proses pemupukan padi, rata-rata
mereka sudah paham bagaimana cara memberi pupuk dengan benar dan kapan jadwal
padi diberi pupuk, meskipun demikian ada beberapa petani yang belum begitu
paham mengenai jadwal pemupukan padi. karena jika tidak sesuai dengan aturan
yang benar, maka dapat berakibat kurang baiknya pertumbuhan tanaman padi.
.jpeg)
0 Komentar