Asahan | Selain membantu secara langsung, para Babinsa juga memberikan edukasi kepada para petani untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen mereka, kami berharap pendampingan seperti ini dapat memberikan dampak positif kepada petani dalam menjaga kualitas panen mereka, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 18/Meranti jajaran Kodim 0208/Asahan Koptu Julianto turun kewilayah binaan untuk menunjukkan dedikasinya dalam mendukung masyarakat desa binaannya dan melaksanakan kegiatan ketahanan pangan membantu menjemur gabah padi yang masih basah, dengan melaksanakan kegiatan wanwil membantu menjemur padi bersama warga, bersama dengan Bapak Andi (warga) dan Bapak Sofyan (warga), kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Dusun XI Desa Rawang Lama Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan, Kamis (02/04/2026).
Kegiatan
tersebut bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi yang baik, babinsa
dengan masyarakat desa binaan dan sekaligus memberikan motivasi kepada warga
agar tetap selalu menjaga kualitas gabah dengan proses penjemuran padi dan
membersihkan daun daun dari sampah kering sisa daun daun pasca panen padi, sehingga
mendapatkan kualitas baik dan masyarakat sejahtera. Penjemuran ini bertujuan
untuk memastikan bulir padi kering secara maksimal sehingga tidak mengalami
pembusukan dan dapat disimpan lebih lama sebelum digiling atau digunakan
sebagai benih untuk musim tanam berikutnya. Babinsa Koptu Julianto menjelaskan
pentingnya teknik penjemuran yang benar untuk menjaga kualitas padi.
“Penjemuran gabah harus dilakukan di tempat yang kering, dengan paparan sinar
matahari yang cukup. Hindari menjemur saat cuaca mendung agar proses pengeringan
lebih efektif,” ujarnya.
Sebagai
pendamping pertanian, Koptu Julianto juga memberikan beberapa tips kepada para
petani. Ia menyarankan agar padi dijemur menggunakan alas seperti terpal atau
lantai yang dapat menyerap panas dari matahari. Penjemuran sebaiknya dilakukan
di lokasi yang terbuka, jauh dari gangguan unggas maupun genangan air, dan
tidak tertutup pepohonan. Proses ini biasanya memakan waktu hingga tiga hari
tergantung cuaca. Kehadiran Babinsa dalam mendampingi petani adalah wujud nyata
TNI mendukung ketahanan pangan di daerah. Semoga kolaborasi ini terus terjalin
dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, langkah ini menjadi
salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat untuk membangun
kesejahteraan bersama, Babinsa tersebut dengan semangatnya membantu penjemuran
padi. Meskipun dalam kondisi puasa prajurit yang sedang bertugas mewujudkan
pembangunan di wilayah binaan tetap semangat demi mendukung ketahanan pangan
program unggulan Kasad,” ungkapnya.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar