Tanjung Balai | Kegiatan Gotong-royong bersama dengan Warga Masyarakat melaksanakan giat Gotong-royong pembersihan parit, kegiatan gotong royong pembersihan parit bersama dengan warga masyarakat bertujuan untuk membersihkan sampah yang berada dalam parit guna mencegah tersumbatnya aliran air yang dapat mengakibatkan banjir, Gotong royong tersebut berguna atau bermafaat untuk memperlancar saluran air yang mulai dangkal agar supaya waktu musim penghujan tidak tergenang atau banjir karena curah hujan yang tinggi.
Diketahui,
aksi Gotong-royong pembersihan massal ini selain untuk menciptakan keindahan
lingkungan juga untuk mengantisipasi berkembangnya penyakit Demam Berdarah
Dengue (DBD), pembersihan awal dilakukan dengan pemotongan ranting-ranting
pohon kemudian dilanjutkan sterilisasi saluran parit dari tumpukan sampah,
dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa
(Babinsa) Koramil 09/Tanjung Balai jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Fariszar
Budianto Butar-butar turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan
Gotong-royong bersama masyarakat dalam rangka pembersihan parit dan sampah, giat
gotong royong bersama masyarakat dengan tujuan untuk mencegah genangan
air/banjir, meningkatkan kebersihan lingkungan dan mencegah penyakit, bersama
dengan Bapak Baharudin Siregar Masyarakat, Bapak Ade Muhammad Razib Masyarakat,
Bapak Bahar Masyarakat dan Bapak Dani Masyarakat, kegiatan tersebut yang
dilaksanakan bertempat di Jalan Tengku Umar Kelurahan Tanjung Balai Kota II Kecamatan
Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai, Sabtu (11/04/2026).
Kegiatan
ini rutin dilakukan terutama pada saat musim hujan dan air pasang sehingga
dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang menjaga kebersihan lingkungan
sehingga terciptanya lingkungan yang bersih, sehat dan asri serta sekaligus
juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. gotong royong bersama Warga
binaan membersihkan Parit yang sumbat dari sampah agar menjadi bersih dan rapi
bertujuan menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan yang merupakan tradisi
warga, dengan tujuan pembersihan selokan parit yang tersumbat akibat pembuangan
sampah yang tidak pada tempatnya, guna terciptanya lingkungan bersih dan
terhindar dari penyakit BDB dan penyakit lainnya, Babinsa bersama warga
menyelaber membersihkan tempat-tempat yang diduga dapat menjadi biang jentik
nyamuk seperti di kolong-kolong jembatan parit dan sampah organik. Babinsa juga
menghimbau masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan cara
tidak membuang sampah sembarangan dan merawat kelancaran saluran drainase desa.
Dengan harapnya warga selalu menjaga kebersihan parit guna memperlancar
jalannya air, jangan sampai parit tersumbat sampah.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar