Asahan | Dengan melalui komunikasi sosial berikan pendampingan serta membantu petani membersihkan gulma pada tanaman pepaya, Babinsa mengatakan kegiatan komsos dan pendampingan yang kita lakukan kepada para petani dalam setiap kegiatan di wilayah yang merupakan tugas dan tanggung jawab Babinsa dalam mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan yang perlu perhatian khusus untuk mendukung dan mewujudkan perekonomian masyarakat kalangan tani, kegiatan yang kita lakukan secara rutin ini bertujuan untuk membantu para petani merawat tanaman pepaya miliknya agar dapat tumbuh dengan baik sehingga dapat menghasilkan buah yang maksimal dan hasil panen yang akan di dapat nantinya juga akan memuaskan.
Pepaya
termasuk buah yang mudah ditanam. Bahkan, pepaya seringkali ditanam di
pekarangan rumah, cara menanam pepaya memang mudah, akan tetapi untuk
menghasilkan tanaman pepaya yang berbuah lebat, perlu perawatan yang rutin,
cara merawat pohon pepaya yang perlu dilakukan agar berbuah lebat, penyiraman
selama masa pertumbuhan, tanaman pepaya memerlukan air dalam jumlah cukup,
pengairan umumnya dilakukan dengan sistem tadah hujan, dalam kesempatan
tersebut seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa
(Babinsa) Koramil 18/Meranti jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Saleh Pohan turun
kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Wanmil (Hanpangan) dengan Petani
dalam ketahanan pangan maksud tujuan dilakukan untuk membantu para petani dalam
mengembangkan dan mendorong para petani lebih Rajin bekerja keras dan
terciptanya hubungan yang baik antara babinsa dengan warga binaan, maksud
tujuan dilakukan untuk membantu para
petani dalam mengembangkan dan mendorong
para petani lebih Rajin,bekerja keras dan aspirasi warga mengolah lahan kosong,
terciptanya hubungan yang baik antara
babinsa dgn warga binaan, bersama dengan
Bapak Rizky (warga Bunut Seberang) dan Ibu Erni (warga Bunut seberang), kegiatan
tersebut yang dilaksanakan bertempat di Ladang Kebun Bapak Risky Dusun lll Desa
Bunut Seberang Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, Kamis (26/02/2026).
Akar
tanaman pepaya sangat lebat karena tanaman ini tahan kekering, walaupun
demikian kekurangan air saat masa generatif, bisa menyebabkan bunga dan buah
rontok. Akibatnya produktivitas tanaman menurun, oleh karena itu pengairan
perlu dilakukan teratur sepanjang siklus hidup tanaman, terimakasih kepada
Babinsa yang salalu rutin menyinggahi kebun kami untuk memeriksa perkembangan
dan pertumbuhan tanaman pepaya yang selama ini mendapat pendampingan langsung
dari Babinsa yang ikut kerja nyata dengan membantu membersihkan kebun pepaya
kami serta memberikan motivasi semangat dan tips cara menanam dan merawat
tanaman pepaya yang baik sehingga nantinya akan mendapat hasil yang memuaskan,
tutupnya.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar