Breaking News

Danramil 18/Meranti Kodim 0208/Asahan Hadiri Pelantikan dan Bai’at Dewan Juri FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025


Asahan  |  Komandan Koramil (Danramil) 18/Meranti Lettu Ramelin Damanik turut serta mengahdiri Pelantikan dan Bai’at Dewan Juri FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025 yang dilantik oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P dan melantik Dewan Juri Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2025, kegiatan pelantikan di ikuti sekitar 40 orang Dewan Juri Se-Kabupaten Asahan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Ruangan Melati Kantor Bupati Asahan, Kamis (31/07/2025).

Kegiatan yang berlangsung ini turut serta dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan Irianto SH, Kajari Kab Asahan di wakili, Ketua PN Asahan di wakili, Lettu Ramelin Damanik mewakili Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan di wakili Wakapolres Asahan, Danyonif 126/KC di wakili Lettu Inf Andre, Ketua MUI Kab Asahan dan Asisten 2 Pemkab Asahan Bapak Oktoni. Dalam kegiatan acara pelantikan Wakil Bupati Asahan menekankan kepada dewan Juri agar bertindak secara propesional dan tidak menggunakan unsur KKN.

Dalam sambutannya Bapak Wakil Bupati Asahan menyampaikan harapannya agar para dewan juri dapat menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. “Saya berharap penilaian dilakukan secara objektif, sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Hindari kolusi dan nepotisme yang bisa merusak proses dan hasil pelaksanaan Festival Seni Qasidah tahun ini”, bahwa hasil pelaksanaan FSQ nantinya akan menjadi bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mengukur keberhasilan program pembangunan keagamaan serta sebagai masukan untuk penyusunan program ke depan. “Untuk itu, saya minta kepada seluruh dewan juri agar bekerja dengan penuh tanggung jawab, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Pertahankan citra positif dewan juri dan pelaksanaan festival ini. Jika citra ini terjaga, maka masyarakat akan tetap antusias, semangat melakukan pembinaan, serta mendukung setiap pelaksanaan FSQ di masa mendatang”. Ujarnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa Festival Seni Qasidah bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana evaluasi untuk tujuan yang lebih besar. “Tujuan utama kita adalah menumbuhkan minat generasi muda dalam melestarikan budaya dan kesenian Islam, serta meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya seni qasidah dalam membangun mental spiritual umat”. Tutupnya.


 

0 Komentar

© Copyright 2022 - SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN