Kamis, 21 Juli 2022

Kegiatan Festival Lomba Tari Tingkat Remaja Dihadiri Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun

Kegiatan Festival Lomba Tari Tingkat Remaja Dihadiri Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun


Simalungun  |  Dalam rangka upaya menjaga kelestarian budaya dilakukan Unit Kegiatan diwilayah desa binaan, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Tiga Balata jajaran Kodim 0207/Simalungun Serma Poltak Pakpahan turut serta mengahdiri undangan dalam rangka kegiatan Festipal Lomba Tari Tingkat Remeja (SMP) Se-Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Ruang Harungguan Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun, Kamis (21/07/2022).

Pada pelaksanaan kegiatan mengahdiri undangan dalam rangka kegiatan Festipal Lomba Tari Tingkat Remeja (SMP) Se-Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun tersebut turut serta dihadiri oleh, Ibu Ketua TP. PKK Kabupaten Simalungun Ibu Ratnawati Radiapoh Sinaga, SH.MH, Camat Jorlang Hataran Bapak Pondang Sidabutar, Ka.Puskesmas Balata Ibu Marince Marpaung, S.Kep. MKM., Kanit Binmas Polsek Tigabalata Ipda Jtp Sitompul, Babinsa Koramil 09/Tiga Balata Serma Poltak Pakpahan.

Dalam rangka Kegiatan Festival Lomba Tari tingkat Remaja/SMP tersebut yang dilaksanakan bertempat di Ruang Harungguan Kecamatan Jorlang Hataran. Dalam pelaksanaan kegiatan Kunjungan Ibu Bupati Simalungun ke Kecamatan Silimahuta dalam rangka Kegiatan Festival Lomba Tari tingkat Remaja/SMP, pada kesempatan tersebut Babinsa Serma Poltak Pakpahan mengatakan tak hanya sekedar menumbuhkan kreativitas pelajar dibidang olah tubuh, salah satu tujuan lomba tari kreasi yakni melestarikan kebudayaan tradisional Indonesia. Untuk menumbuhkan minat peserta, lomba seni tari tradisional dikolaborasikan dengan sentuhan mix modern. “Melestarikan kesenian tradisional dikalangan remaja saat ini tidaklah mudah. Kesenian tradisional seringkali dianggap kuno dan tidak menarik. Karenanya pada perlombaan kali ini, disini peserta diberi kebebasan untuk menciptakan tari kreasi dari kolaborasi keduanya, terangnya.

Berbicara budaya, menurut Babinsa Serma Poltak Pakpahan masyarakat khususnya remaja mulai kehilangan semangat untuk turut melestarikan budaya yang sudah ada, titengah perkembangan teknologi informasi sekarang ini, minat dan kebiasaan masyarakat mengalami pergeseran. “Karenanya diperlukan upaya untuk bisa mengembangkan, atau minimal menjaga kelestarian yang sudah ada. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan minat remaja terhadap budaya. Jika kita memiliki generasi-generasi muda yang mencintai budaya, mudah-mudahan kelestarian budaya dapat terjaga” ucapnya.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved