Tanjung Balai | Kegiatan ini menjadi wadah musyawarah bagi unsur pemerintah dan pihak terkait untuk membahas berbagai upaya pencegahan serta penanganan stunting, sekaligus menyusun langkah-langkah yang diperlukan guna meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di lingkungan, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Datuk Bandar jajaran Kodim 0208/Asahan Kopka Nurwanto turun kewilayah binaan untuk turut serta menghadiri undangan kegiatan Rembuk Stunting, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Aula Kelurahan Sumber Sari Kantor Kelurahan Pasar Baru Jalan Letjend Suprapto Lingkungan III Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjung Balai, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan
Rembuk Stunting tersebut merupakan forum musyawarah untuk membahas
langkah-langkah pencegahan dan penanganan stunting, sekaligus memperkuat
koordinasi antara pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan unsur terkait
dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kehadiran Kopka Nurwanto
dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI melalui aparat
kewilayahan terhadap program pemerintah dalam percepatan penurunan angka
stunting. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat sinergi dan
kerja sama lintas sektor dalam mencari solusi terhadap berbagai permasalahan
kesehatan, khususnya yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak. Upaya
pencegahan stunting membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, mulai
dari pemenuhan gizi seimbang, penerapan pola hidup bersih dan sehat, hingga
pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala. Oleh karena itu, koordinasi dan
kepedulian bersama menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program
tersebut.
Melalui
kehadiran Babinsa dalam kegiatan Rembuk Stunting ini, diharapkan terjalin kerja
sama yang semakin solid antara TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam
mendukung program kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah
binaan. Pencegahan stunting memerlukan perhatian dan keterlibatan semua pihak,
terutama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya asupan
gizi seimbang, pola hidup bersih dan sehat, serta pemeriksaan kesehatan ibu
hamil dan pemantauan pertumbuhan balita secara rutin. Dengan dilaksanakannya
Rembuk Stunting ini, diharapkan muncul kesepahaman dan komitmen bersama dalam
menentukan langkah konkret untuk menekan risiko stunting, sehingga anak-anak
dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Turut Hadir Ibu Naomi Rahmawati
Simbolon (mewakili camat STR), PLKB Bapak Azwar Efendi, Petugas gizi Puskesmas
Sumber Sari Ibu Juni Sri Wati, Bapeda Bapak Ahmad Sadli, Bidan kelurahan Sumber
Sari Ibu Mayani, Tokoh Agama Kelurahan Sumber Sari Bapak Rajuding NST, Kader
Posyandu Kelurahan Sumber Sari, Kepling Kelurahan Sumber Sari, Staf Kelurahan
Sumber Sari dan Ortu anak yang kena Stunting.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar