Tanjung Balai | Dalam upaya mengantisipasi serta mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Datuk Bandar jajaran Kodim 0208/Asahan Serma Sabarullah A turun kewilayah desa binaan untuk melaksanakan kegiatan Patroli Karhutla secara intensif di wilayah binaannya, dilanjutkan dengan Sosialisasi kepada masyarakat dengan menghimbau untuk menjaga lingkungan dengan tidak membakar lahan, sampai dengan saat ini belum ditemukan titik api, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Husni Thamrin Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Minggu (04/10/2026).
Kegiatan
patroli ini difokuskan pada area-area yang dinilai rawan terjadinya kebakaran
lahan. Usai melaksanakan pemantauan di lapangan, Serma Sabarullah A langsung
merangkul warga sekitar untuk memberikan sosialisasi dan imbauan terkait
pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Dalam imbauannya, Serma Sabarullah A
menegaskan kepada masyarakat agar tidak mengolah atau membersihkan lahan dengan
cara dibakar. Selain berbahaya dan berpotensi memicu timbulnya bencana asap,
tindakan pembakaran lahan juga dapat merugikan kesehatan serta sektor
perekonomian masyarakat luas. "Kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat
untuk senantiasa peduli dan bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. Jangan
sekali-kali membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika
menemukan potensi titik api atau pihak yang sengaja membakar lahan, segera
laporkan kepada Babinsa maupun pihak berwenang," ujar Serma Sabarullah A.
Dari
hasil pemantauan dan penyisiran yang dilakukan oleh tim di lapangan hingga saat
ini, situasi di kawasan Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Pahang terpantau aman
dan kondusif. Tidak ditemukan adanya titik api (hotspot) maupun indikasi
pembakaran lahan. Koramil 17/DB Kodim 0208/Asahan berkomitmen untuk terus
meningkatkan patroli secara rutin dan menjalin komunikasi yang efektif bersama
warga guna memastikan wilayah Kecamatan Datuk Bandar bebas dari ancaman bencana
Karhutla.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar