Asahan | Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan), Babinsa melaksanakan pendampingan kepada petani dengan membantu proses panen tanaman kacang panjang di wilayah desa binaannya. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada membantu panen, tetapi juga menjadi sarana komunikasi langsung dengan petani untuk mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa budidaya, khususnya serangan hama yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman. Babinsa turut berdiskusi dan menghimpun informasi sebagai bahan koordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi yang tepat bagi para petani.
Sebagai
bentuk kepedulian terhadap sektor pertanian, Babinsa melaksanakan kegiatan
pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) dengan membantu petani memanen
tanaman kacang panjang di wilayah binaannya, dalam kesempatan ini seperti yang
dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Air Joman jajaran
Kodim 0208/Asahan Sertu Wagito turun kewilayah desa binaan untuk melaksanakan
kegiatan Puanter dikebun kacang panjang milik Bapak Suparjo, kegiatan Babinsa
kali ini melaksanakan, pendampingan membantu memanen pada tanaman kacang
panjang sekaligus mencari solusi ataupun kendala yang di hadapi seperti hama
pada tanaman dan mendata harga jual hasil pertanian, Babinsa turun langsung ke
lahan pertanian bersama petani untuk memanen hasil kebun sekaligus berdialog
mengenai berbagai kendala yang dihadapi selama masa tanam. Salah satu persoalan
yang menjadi perhatian adalah serangan hama pada tanaman, sehingga Babinsa
mengajak petani mencari langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan melalui
koordinasi dengan penyuluh maupun instansi pertanian terkait, bersama dengan Bapak
Suparjo (Pemilik kebun) sdan Ibu Satinah, kegiatan tersebut yang dilaksanakan
bertempat di Lingkungan 11 Kelurahan Binjai Serbangan Kecamatan Air Joman Kabupaten
Asahan, Rabu (23/09/2026).
Pada
kesempatan ini Babinsa bertemu langsung dengan petani kacang panjang untuk
mendata harga kacang panjang yang relatif stabil dengan harga Rp 4.000/Kg. Babinsa
juga selalu memberi dukungan serta memotivasi kepada para petani dalam
pengelolaan lahan yang dapat meningkatkan hasil produksi panen serta
pendampingan ini dapat mempererat hubungan antara TNI dengan petani sehingga
terwujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Babinsa juga melakukan pendataan
harga jual hasil pertanian dengan menemui petani kacang panjang secara
langsung. Babinsa menyampaikan bahwa pendampingan pertanian merupakan bentuk
kepedulian TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung kesejahteraan
petani, sekaligus memastikan perkembangan sektor pertanian tetap terpantau
mulai dari proses budidaya, panen, hingga pemasaran hasil produksi.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar