Asahan | Pendampingan Babinsa kepada petani terus dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan swasembada dan ketahanan pangan diwilayah dan memberikan motivasi kepada para petani dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian para petani di desa binaan, kali ini saya membantu Petani Ubi salah satu warga binaan yang sedang memanen singkong dikebun miliknya, yang nantinya akan dipasarkan ke pembeli yang ada di pasar tradisional.
Dalam
kesempatan ini Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/Air Joman jajaran
Kodim 0208/Asahan Kopka Rudi turun kewilayah binaan untuk
melaksanakan kegiatan bersama masyarakat melaksanakan pendampingan ketahanan
pangan (Hanpang) jenis tanaman ubi kayu untuk membantu masyarakat mencabut ubi
bertujuan supaya tercipta kerjasama yang baik antara Babinsa dengan masyarakat
dalam mendukung tugas pokok TNI, dengan membantu Bapak Samiran memanen kebun ubi miliknya, kegiatan tersebut
dilaksanakan untuk membantu bpk Samiran memanen ubi kayu milik nya dengan
membantu mencabutnya, Hasil panen ubi kayu tersebut kemudian akan dijual kepada
pengepul ubi kayu yg diharapkan semoga hasilnya dapat untuk membantu perekonomian keluarga dan biaya
untuk penanaman ubi kembali ,Babinsa sekaligus menjalin silaturahmi dengan para
petani di desa binaan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Dusun VIII
Desa Lubuk Palas Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, Senin (26/01/2026).
Dengan
melaksanakan Wanwil/ketahanan pangan membantu petani untuk memanen singkong dalam
rangka mendukung program pemerintah yakni mewujudkan ketahanan pangan, Babinsa
bersama PPL akan terus melakukan pendampingan kepada petani, baik pada saat
pembukaan lahan baru, pembagian pupuk, penyemprotan hama sampai dengan proses
panen tiba, bersama masyarakat melaksanakan pendampingan ketahanan pangan
(Hanpang) jenis tanaman Ubi guna membantu Program Pemerintah dalam percepatan
Swasembada pangan dan menjalin persaudaraan antara Babinsa dan Warga, dalam hal
ini singkong atau ubi kayu merupakan produksi hasil pertanian pangan ke dua
terbesar setelah padi, sehingga singkong mempunyai potensi sebagai bahan baku
yang penting bagi berbagai produk pangan dan industry, singkong atau ketela
pohon merupakan tanaman yang memiliki karbohidrat yang cukup tinggi sehingga
dapat digunakan sebagai alternatif pengganti beras. Ketela pohon merupakan
umbi-umbian yang kaya kalori dan mengandung banyak karbohidrat serta mineral.
Selain itu, singkong juga sumber vitamin C, tiamin, riboflavin, dan niasin yang
baik. Bukan cuma akarnya, daun singkong juga bisa dimasak dan dikonsumsi,
karena mengandung protein hingga 25 persen, Bersama rakyat TNI kuat dan Babinsa
selalu dihati Rakyat.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar