Asahan | Berdasarkan hasil pengecekan para Babinsa mencatat ketersediaan pupuk seperti jenis Urea, Phonska, SP36, ZA, dan pupuk organik saat ini di wilayah masih aman dan mencukupi. Semua ketersediaan barang tersebut masih dipatok dengan harga normal tidak melebihi dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetap Pemerintah. Ia memastikan kebutuhan pupuk dan obat-obatan pertanian khususnya pada musim tanam padi rendengan ini dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau. Babinsa di lapangan juga mengimbau agar para pelaku usaha toko tani turut mendukung program pertanian ini sehingga tujuan pemerintah mewujudkan swasembada pangan dapat tercapai dengan baik.
Kegiatan
ini kita dapat mengetahui jumlah stok pupuk sekaligus daftar harga yang ada di
wilayah, adapun sasaran pengecekan yaitu ketersediaan pupuk bersubsidi sesuai
jatah masing-masing desa, sehingga tidak ada penyimpangan dan sesuai dengan
alokasi kebutuhan di wilayahnya dan dari hasil pantauan Babinsa melaporkan
untuk harga Pupuk masih relatif normal, semuanya masih sesuai dengan HET dan
stoknya pun mencukupi hingga awal musim depan, dalam kesempatan tersebut
seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa)
Koramil 07/Air Joman jajaran Kodim 0208/Asahan Sertu Ali Imron turun kewilayah
binaan untuk melaksanakan kegiatan pendataan pupuk milik Ibu Suhaeni, bersama
dengan Ibu Ketua PPL Ibu Fatma, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat
di Dusun 4 Desa Silo Lama Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan
yang dilakukan Babinsa yaitu melaksanakan pendataan pupuk yang saat ini ada
digudang Ibu Suhaeni untuk sekarang ini pupuk Cukup untuk disalurkan kepada
petani sehingga besar harapan petani pada saat panen tiba bisa menghasilkan
gabah/padi yang melimpah dan berkualitas, sehingga kegiatan ini dpt mendukung
program pemerintah tentang ketahanan pangan dan swasembada pangan. Kegiatan
yang dilakukan Babinsa yaitu melakukan pendataan pupuk untuk memastikan
ketersediaan pupuk bagi petani di wilayah binaannya. Pendataan ini dilakukan
untuk mencegah penyalahgunaan pupuk bersubsidi dan memastikan pupuk tepat
sasaran, sehingga kegiatan ini dpt mendukung program pemerintah tentang
ketahanan pangan dan swasembada pangan. Dengan melakukan pengecekan
ketersediaan pupuk dan obat-obatan pertanian di salah satu depot tani di Desa
binaan, kegiatan yang dilakukan jajarannya itu adalah bagian dari Upaya Khusus
(Upsus) dalam mendukung kelancaran program nasional Swasembada Pangan, melalui
wadah Komunikasi Sosial itu Babinsa mengecek ketersediaan serta kisaran harga
obat-obatan pertanian subsidi maupun non subsidi, termasuk ketersediaan bibit
juga kita cek, apa saja yang ada dan tidak ada, sehingga dengan itu kita bisa
ambil langkah, ungkapnya.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar