Batu Bara | Dengan diadakannya rapat koordinasi ini diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antar institusi pemerintah se-Kecamatan wilayah binaan dalam rangka untuk meningkatkan penyelenggaran pemerintahan agar dapat berjalan dengan baik dan efektif serta segala permasalahan yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik diwilayah Kecamatan tersebut, dalam kesempatan tersebut seperti halnya yang dilakukan oleh Komandan Koramil (Danramil) 04/Talawi jajaran Kodim 0208/Asahan Kapten Inf K Surbakti turut serta melaksanakan kegiatan mengahdiri Undangan dari Kecamatan Datuk Tanah Datar dalam Rangka Rakorpem Muspika Kecamatan Datuk Tanah Datar Rembuk Stanting untuk Pencegahan dan Penanganan Stanting, bersama dengan Bapak Efendi S T (Camat), Bapak Bribka Toni (mewakili Kapolsek Labuhanruku), Bapak Mahmudin S Ag (Kepala KUA Labuhanruku), Kades Sekecamatan Datuk Tanah Datar dan PPK Sekecamatan Datuk Tanah Datar, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Balai Desa Desa Bangun Sari Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batu Bara, Rabu (13/08/2025).
Danramil
menghadiri rapat koordinasi pemerintahan kecamatan tentang Rembuk Stunting
untuk pencegahan dan penanganan stunting, Rapat ini bertujuan untuk
meningkatkan komitmen dan koordinasi antar pemangku kepentingan dalam upaya
penurunan angka stunting, Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai pihak,
termasuk pemerintah Kecamatan, Danramil serta elemen masyarakat terkait, Adapun
tujuannya adalah untuk menyatukan langkah dalam upaya pencegahan dan penanganan
stunting di wilayah kecamatan. Beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat
tersebut antara lain, untuk peningkatan kesadaran masyarakat tentang stunting,
meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang dan
perawatan anak yang baik untuk mencegah stunting, koordinasi antar Lembaga dengan
memperkuat koordinasi antar lembaga terkait, seperti puskesmas, dinas
kesehatan, dan pihak terkait lainnya, untuk memastikan ketersediaan layanan
yang dibutuhkan.
Perencanaan
dan evaluasi untuk melakukan perencanaan dan evaluasi program-program terkait
pencegahan dan penanganan stunting, baik di tingkat kecamatan maupun desa. Sosialisasi
dan Edukasi untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang
dampak buruk stunting dan bagaimana cara mencegahnya, dengan penyediaan layanan
untuk memastikan ketersediaan layanan kesehatan dan gizi yang memadai bagi ibu
hamil, bayi, dan balita. Dengan melibatkan masyarakat dalam upaya pencegahan
dan penanganan stunting, termasuk peran serta kader posyandu dan tokoh
masyarakat. Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan upaya pencegahan dan
penanganan stunting dapat berjalan lebih efektif dan sinergis, serta memberikan
dampak positif bagi generasi penerus.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar