Asahan | Komandan Koramil (Danramil) 13/Buntu Pane Kapten Kav Basri Lubis mewakili Dandim 0208/Asahan turut serta menghadiri kegiatan acara Workshop Domestik P4GN, kegiatan Forum Komunikasi P4GN di Aula BNNK Asahan, dengan hasil kegiatan telah dilaksanakan Forum Komunikasi P4GN di BNNK Asahan yang mana kegiatan ini merupakan kegiatan diskusi pertama yang diselenggarakan oleh BNN sebagai wadah komunikasi dan membangun komitmen bersama dalam penanganan permasalahan Narkoba sesuai potensi dan SDA & SDM serta kearifan lokal di Kabupaten Asahan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Aula Kantor BNNK Asahan Kabupaten Asahan.
Hadir
dalam kegiatan tersebut, Kepala BNNK Asahan Bapak Andrea Retha Zulhelfi.Spd.mm.,
Kapolres Ash yang di Wakilkan Oleh Kasad Bimas AKP Mjiono, Kejaksaan yang di
wakilkan Bapak Dostiroy Halomoan, Kesbangpol di wakilkan Bapak Rudi Candra
Siregar, Disporapar di wakilkan Bapak Ajran lilwalidayah, Dinkes Di wakilkn Bapak
Togu TogaTorop, Kasadpol PP Ibu Nurdesti Sembiring dan Dinas p2KBP3A Bapak Purwanto
Siddik.
Adapun
kegiatan diantaranya Pembukaan oleh KBNK Asahan Bapak Andrea Retha Zukhelfi, Penyampaian
Materi pertama oleh Dinas P2KB3A Bapak Purwanto yaitu Peran Keluarga dalam P4GN,
Penyampaian Materi ke 2 oleh Kabid KesbangPol Kab Asahan Bapak Rudi Chandra
Siregar yaitu Peran Pemkab Asahan dalam P4GN.
Dalam
kegiatan hadir Forkopimda dan OPD Kabupaten Asahan, Perguruan Tinggi,
Influencer Asahan, Media Penyiaran, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. Wakil
Bupati Asahan Lantik dan Bait Dewan Juri FSQ Tingkat Kabupaten Asahan Tahun
2025.
Dalam
sambutannya Kepala BNNK Asahan Bapak Andrea Retha Zulhelfi.Spd.mm., menyampaikan
harapannya agar para dewan juri dapat menjalankan tugas secara profesional dan
bertanggung jawab. “Saya berharap penilaian dilakukan secara objektif, sesuai
dengan disiplin ilmu yang dimiliki. Hindari kolusi dan nepotisme yang bisa
merusak proses dan hasil pelaksanaan Festival Seni Qasidah tahun ini”. Ucapnya.
Beliau lanjut menambahkan bahwa hasil pelaksanaan FSQ nantinya akan menjadi
bahan evaluasi Pemerintah Kabupaten Asahan dalam mengukur keberhasilan program
pembangunan keagamaan serta sebagai masukan untuk penyusunan program ke depan. “Untuk
itu, saya minta kepada seluruh dewan juri agar bekerja dengan penuh tanggung
jawab, tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Pertahankan
citra positif dewan juri dan pelaksanaan festival ini. Jika citra ini terjaga,
maka masyarakat akan tetap antusias, semangat melakukan pembinaan, serta
mendukung setiap pelaksanaan FSQ di masa mendatang”. Ujarnya.
0 Komentar