Asahan | Dalam rangka kegiatan pendampingan sebagai bagian dari upaya khusus Ketahanan Pangan ini merupakan tugas tambahan dari Komando atas. Untuk itu, sebagai petugas pendamping berharap kepada petani jangan Sungkan-sungkan jika membutuhkan bantuan Babinsa. Keikutsertaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam membantu petani merupakan upaya khusus membantu program pemerintah daerah dalam mensukseskan swasembada pangan yang diwujudkan melalui pendampingan langsung ke sawah di wilayah binaannya.
Dalam
rangka untuk memelihara dan menjalin hubungan baik dengan masyarakat, untuk
meningkatkan Sinergitas dan kemanunggalan antara TNI dengan masyarakat, dalam
kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa
(Babinsa) Koramil 18/Meranti jajaran Kodim 0208/Asahan Kopda Rahmat Saleh turun
kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan ketahanan pangan, dengan
melaksanakan pendampingan Han Pangan dilahan Sawah dengan membantu petani dalam
Pemupukan Periode pertama pada 15 Hari setelah tanam di lahan Bapak Supriadi, kegiatan
tersebut bertujuan untuk membantu sekaligus memotivasi petani agar semangat dan
berinovasi dalam bertani sehingga hasil panen dapat memuaskan nantinya, membantu
pemupukan tanaman padi untuk meningkatkan hasil panen dan memperbaiki struktur
tanah, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Desa Sei Beluru Kecamatan
Meranti Kabupaten Asahan, Rabu (23/07/2025).
Kegiatan
pendampingan hanpang membantu petani memupuk tanaman padi, dengan memantau dan
membantu pemupukan tahap pertama disawah, dengan membantu petani mulai dari
proses penanaman sampai tanaman dapat dipanen. Tujuan pemupukan ini yaitu untuk
memberikan kesuburan terhadap batang tanaman padi dan sebagai langkah dalam
mengurangi serangan hama tanaman padi. Pemupukan ini sebaiknya dilakukan secara
serentak supaya penanggulangan hama padi bisa berjalan dengan efektif. Babinsa Kopda
Rahmat Saleh mengatakan bercocok tanam padi di sawah menjadi aktifitas rutin
dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan, karena hal itu juga
merupakan salah satu mata pencarian mereka. “Bagi para petani tentu sudah tidak
asing dengan proses pemupukan padi, rata-rata mereka sudah paham bagaimana cara
memberi pupuk dengan benar dan kapan jadwal padi diberi pupuk, meskipun
demikian ada beberapa petani yang belum begitu paham mengenai jadwal pemupukan
padi. karena jika tidak sesuai dengan aturan yang benar, maka dapat berakibat
kurang baiknya pertumbuhan tanaman padi, pungkas Babinsa Kopda Rahmat Saleh.
%20(Copy).jpeg)
0 Komentar