Asahan | Pelaksanaan kegiatan Pembukaan Pawai Taaruf Menyambut 1 Muharan 1445 H ini menjadi sebuah upaya dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, relijius berbudaya kreatif dan inovatif, dalam kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 06/Kisaran jajaran Kodim 0208/Asahan Pelda Fauzi dan Serda Tedi Subrata turun kewilayah binaan untuk melaskanakan kegiatan monitoring wilayah dalam rangka Pawai Ta'aruf dan Acara Pembukaan MTQ Ke-55 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2024, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Arena Mimbar Utama MTQ Jalan Sudirman Kelurahan Mekar Baru Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, Kamis (25/04/2024).
Dalam pelaksanan
kegiatan monitoring wilayah dalam rangka Pawai Ta'aruf dan Acara Pembukaan MTQ
Ke-55 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2024 tersebut turut serta dihadiri oleh, Bupati
Asahan, Wakil Bupati Asahan, Dandim 0208/AS mewakili (Kapten Inf Nurianto), Danlanal
(Mewakili), Para Asisten 1, 2 dan 3, Para Kadis dan Kabag, Seluruh Camat Se-Kabupaten
Asahan, Seluruh Lurah Se-Kabupaten Asahan dan para Peserta Lomba MTQ
Sekabupaten Asahan.
Pemerintah
Kabupaten Asahan dengan mengadakan pawai ta’aruf, dimana menjadi lokasi
pelaksanaan kegiatan MTQ dalam kesempatan itu Babinsa menjelaskan, saya sangat
berterima atas undangan yang disampaikan oleh Pemerintah Desa terhadap saya
untuk menghadiri Pawai Ta’aruf dalam rangka pembukaan MTQ, dengan momentum MTQ
ini, kita dapat mensyiarkan agama islam dan dapat memacu generasi muda islam
untuk cinta minat membaca Al Quran dan mengamalkan isi kandungannya ada dalam
Al, Qur’an itu sendiri, berpartisipasi dalam memeriahkan pawai taaruf yang
berlangsung, mari kita jaga keamaanan dan kekompakan dan saling menghargai
kepada siapapun, melalui momen ini juga saya berpesan kepada seluruh para
kafilah untuk nantinya dalam berkompetisi jangan merasa berbesar hati dan
berkecil hati, sebab tujuan MTQ adalah untuk membumikan ajaran Alquran serta
menegakkan syiar Islam untuk memperkokoh nilai-nilai agama dalam sendi-sendi
kehidupan masyarakat dan berbangsa, MTQ ini yang mampu manjadi daya tarik serta
ruang tersendiri bagi kita, sekaligus menjadi penyemangat bagi generasi muda
untuk mempelajari Al Qur’an serta menjadi ruang dakwah dan syiar keagamaan yang
efektif,” tutupnya.
0 Komentar