Jumat, 11 November 2022

Sosialisasi Pelaksanaan Suntik Tetanus Toksoid (TT) Terhadap Masyarakat Dihadiri Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun

Sosialisasi Pelaksanaan Suntik Tetanus Toksoid (TT) Terhadap Masyarakat Dihadiri Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun


Simalungun  |  Untuk mencegah penyakit tetanus Naternal dan Neonatal (TMN) pada wanita usia subur dalam masa kehamilan perlu dilaksanakan vaksinasi dan imunisasi Tetanus Toxoid ( TT ) dalam upaya persalinan yang higienis, dalam hal ini seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 09/Tiga Balata jajaran Kodim 0207/Simalungun Serka J Tondang turun kewilayah binaan untuk turut serta mengikuti kegiatan Sosialisasi Imunisasi Suntik Tetanus, yang di hadiri  perwakilan orang tua murid SD Negeri 091481 Emplasmen, yang disampaikan dari team kesehatan Puskesmas Tigabalata, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Nagori Kasindir Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun, Jumat (11/11/2022).

Dalam acara sosialisasi  Vaksinasi Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) yang diikuti orang tua murid, sebagai tindak lanjut program kegiatan ini telah diatur instruksi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun pada Penyakit menular dan penyehatan lingkungan pemukiman, oleh karena itu untuk mendukung program ini dengan mengadakan sosialisasi dan bersinergi dengan Dinas Kesehaatan untuk memastikan pelaksanaan program Imunisasi Tetanus berjalan sesuai standart pelayanan yang telah ditetapkan.

Untuk menurunkan angka kematian bagi  ibu dan bayi  Menurut  beliau data  angka  kematian ibu dan bayi termasuk tinggi, Imunisasi TT ini diberikan kepada Pra nikah atau calon pengantin  satu minggu sebelum berlangsungnya perkawinan karena pada saaat itu kekebalan tubuh akan tebentuk. Kenapa TT ini diberikan pada calon pengantin ? karena vaksinasi ini nanti akan menurun kepada bayinya dan  pada saat  malam pertama ada luka  pada wanita ( ada robek selaput pada wanita).

Diberikan pada saat ibu hamil agar saat melahirkan ibu sudah mendapatkan kekebalan, Vaksinasi ini juga   diberikan pada saat anak masuk  sekolah Dasar (SD) dan diiulangi pemberiannya pada  anak usia  kelas 6 SD karena  pada kelas 6 SD ini anak sudah mengalami mensturasi (ada luka di dalam) dan Vaksin ini tidak boleh diberikan kepada calon pengantin yang terkena HIV karena kalau diberikan bisa berkelanjutan.  Lebih lanjut dikatakan bahwa kuman / tatanus akan muncul bila masuk ke tubuh manusia. Dan kuman itu bisa hidup apabila luka itu tidak ada oksigen dan dikhawatirkan oksigen tidak bisa keluar sehingga akan menimbulkan tetanus, Nah dengan pemberian TT inilah maka kita tidak perlu khawatir karena alam tubuh sudah ada kekebalan.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved