Kamis, 08 September 2022

Penyebaran Wabah Virus PMK (Penyakit Mulut Kuku) Dimonitor Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun Diwilayah

Penyebaran Wabah Virus PMK (Penyakit Mulut Kuku) Dimonitor Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun Diwilayah


Simalungun  |  Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ini mudah penyebarannya diharapkan para warga masyarakat binaan jangan panik, oleh sebab itu kita harus waspada, Waspada yang dimaksud adalah menjaga kebersihan kandang, menyemprot disinfektan merek apa saja yang bisa dibeli poultry, atau bisa juga menggunakan detergen yang dicampur air, kemudian disemprotkan ke sekeliling kandang, dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 11/Girsang Sipangan Bolon jajaran Kodim 0207/Simalungun Kopda Suprapto turun kewilayah binaan untuk melaksanakan Pengecekan hewan ternak masyarakat dan monitoring Perkembangan Penyakit mulut dan Kuku pada Hewan Ternak di Wilayah desa binaan, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Nagori Sipangan Bolon Desa Sibaganding Kecamatan Girsang Sipangan Bolon Kabupaten Simalungun, Kamis (08/09/2022).

Hewan peliharaan warga binaan yang terdampak penyakit PMK milik warga binaan dengan mengajak para pemilik ternak sapi memperhatikan kebersihan kandang dan pemberian pakan tambahan seperti konsentrat, pemberian obat-obatan agar dapat mempercepat kesembuhan hewan ternak, untuk melaksanakan kegiatan monitor ternak tentang perkembangan Penyakit Mulut dan Kaki (PMK) diwilayah binaan, disini Babinsa Kopda Suprapto menekankan kepada warga  agar selalu merawat kandang serta memberikan obat tambahan kepada peliharaan nya seperti kunyit, temu lawak (di parut) serta gulamerah rebus untuk membantu immun supaya tidak mudah terserang penyakit PMK.

Dengan turun kewilayh binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dan peninjauan dan pengobatan hewan ternak yang diperkirakan sudah mulai terkenak wabah virus PMK (Penyakit Mulut Kuku), kegiatan ini bertujuan agar Virus yang mulai berkembang di hewan tidak mudah menyebar ke hewan lainnya, supaya tidak panik menyikapi penyakit  mulut dan kuku (PMK) atau apthae epizooticae pada hewan ternak sapi yang dipelihara. “Khususnya peternak sapi dimohon yang pertama, jangan panik, pihaknya juga menyarankan, agar kandang hanya dimasuki oleh pemiliknya saja, orang lain tidak usah masuk kandang, tutup Babinsa Kopda Suprapto.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved