Kamis, 28 Juli 2022

Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun Laksanakan Uji Trail Pembangunan Perkerasan Lapen

Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun Laksanakan Uji Trail Pembangunan Perkerasan Lapen


Simalungun  |  Lapisan Penetrasi Macadam (lapen), merupakan lapis perkerasan yang terdiri dari agregat pokok dan agregat pengunci bergradasi terbuka dan seragam yang diikat oleh aspal dengan cara disemprotkan di atasnya dan dipadatkan lapis demi lapis, di atas lapen ini biasanya diberi laburan aspal dengan agregat penutup untuk tebal lapisan bervariasi antara 4-10 Cm. dalam hal ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 10/Balimbingan jajaran Kodim 0207/Simalungun Serda TAP Napitupulu turut serta melaskanakan kegiatan Uji Trail Pembuatan Lapen 3 M x 0,05 M × 184 M dengan Anggaran dari Dana Desa Tahun Anggaran 2022, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Huta IV Simpang Empat Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Kamis (28/07/2022).

Pada pelaksanaan kegiatan Uji Trail Pembuatan Lapen 3 M x 0,05 M × 184 M dengan Anggaran dari Dana Desa Tahun Anggaran 2022 tersebut turut serta dihadiri oleh, Pangulu Saribu Asih Bapak Waster Manurung, Babinsa Koramil 10/TJ Serda TAP Napitupulu, Pendamping Desa Ibu Ibu Supiani, Ketua Maujana S. Sinaga, TPK Saribu Asih Bapak P.Sinaga dan Gamot Huta IV Bapak L. Samosir.

Dalam hal ini Babinsa Serda TAP Napitupulu ikut serta melaksanakan uji trail pelaksanaan Pembangunan Perkerasan Rabat Beton, pelaksanaan Lapen Trail Pangulu Saribu Asih Bapak Waster Manurung mengatakan, “Kami bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta pendamping Desa mengadakan pengecekan langsung kegiatan Lapen Trail dengan tujuan semua pengerjaanya sesuai dengan anggaran yang sudah diberikan”, oleh karena itu perbaikan atau pembangunan jalan perlu dilakukan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Huta IV Simpang Empat Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan, jalan ini punya peran penting untuk mendorong ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat petani yang ada diwilayahnya”, terangnya.

Pemadatan agregat pengunci harus dimulai segera setelah penebaran agregat pengunci. Dengan cara yang sama seperti yang telah diuraikan diatas. Jika diperlukan, tambahan agregat pengunci harus ditambahkan dalam jumlah kecil dan disapu perlahan-lahan diatas permukaan selama pemadatan. Pemadatan harus dilanjutkan sampai agregat pengunci tertanam dan terkunci penuh dalam lapisan dibawahnya, ungkap Babinsa.

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved