Kamis, 22 Juli 2021

Aduannya Direspon Komnas HAM, Abidan Simajuntak dan Fredy Kurniawan Berharap Secepatnya ada Keadilan


Jakarta - Komnas HAM respon kasus dugaan kesalahan esksekusi di Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Selasa 8 Juni 2021 lalu. 

Diketahui, pelaporan terhadap Komnas HAM tersebut dilakukan oleh Abidan Simanjuntak dan Fredy Kurniawan pada Senin 28 juni 2021 lalu, setelah kediaman mereka ikut dieksekusi oleh Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim). 

"Kita sudah diundang dan melakukan audiensi hari selasa 13 Juli 2021 sama Komnas HAM," ungkap Abidan melalui siaran Kamis (22/7/21). 


Terakhir menurut Abidan, kasus mereka sedang ditangani oleh Tim Pemantau dari Komnas HAM. "Kemaren juga dihubungi lagi sama Komnas HAM, katanya sedang ditangani sama Tim Pemantau," kata Abidan. 

Untuk itu, dia berharap agar kejelasan atas hilangnya tempat yang mereka tinggali selama ini mendapat titik terang. "Sulit kita melawan, kita hanya bisa berharap semoga ada jalan dan jika memang pengadilan salah dalam membuat penetapan maka mohon segera lakukan penggantian," harapnya. 

Sebagai informasi, PN Jaktim melakukan eksekusi sesuai dengan Surat Penetapan No. 09/2020/Eks Jo No. 260/Pdt.G/2015/PN.Jkt.Tim Jo No 746/PDT/2017/PT DKI Jo No 2525.K/PDT/2019. 

Surat penetapan tersebut terbit setelah sebelumnya terjadi saling gugat antara Rahmat dengan Lies Iriani yang kemudian dimenangkan oleh Lies Iriani. 

"Soal siapa yang menang dan soal eksekusi kita tidak masalah, tapi yang kita bingung kenapa lahan kita juga ikut di eksekusi, sementara kita tidak ikut berperkara," ungkapnya. 

Menurut Abidan yang harusnya dieksekusi adalah lahan yang sebelumnya diakui sebagai milik Rahmat dan kemudian di jual ke warga. 

"Memang rumah kami sangat dekat dengan objek perkara, tapi kami tidak beli sama Rahmat, warga lain juga tau itu," ujarnya. 

Dari beberapa berkas yang ditunjukkan tercatat bahwa Abidan Simanjuntak membeli lahan ke Susman Gumanti dan tercatat di Akta Jual Beli (AJB) dengan nomor 1136/2008 sementara Fredy Kurniawa membeli dari NI Gusti Ayu Made Suciati tercatat di Akta Jual Beli (AJB) dengan nomor 2233/2012. 

Untuk itu, diduga ada kesalahan yang dilakukan oleh PN Jaktim, dimana ada perbedaan luas sertifikat yanh menjadi Objek Perkara dengan penetapan eksekusi. 

"Dari Surat Penetapan itu, kami sadar kalau lahan yang kami dijadikan satu atau digabungkan dengan Objek Sengketa Sertifikat Hak Milik 02973 yang disebutkan memiliki luas 4.149 M2 atas nama Lies Iriani, tapi di surat penetapan eksekusi kenapa jadi 4.419 M2," jelas Abidan. 

"Ini ada yang aneh, kalau memang seperti itu, berarti 3 rumah yang di luar itu harusnya kena eksekusi semua, tapi Faktanya tinggal satu tetangga kami yang tidak di eksekusi," tambah Abidan. 

Dengan sejumlah fakta yang mereka miliki, Abidan dan Fredy menegaskan akan terus mencari keadilan dan menyurati berbagai Instansi terkait hingga ada kejelasan atas lahan milik mereka.

(Rudolf/eky)

Jumat, 09 Juli 2021

Tersangka Korupsi DD Tornagodang Akhirnya Ditahan, Obor Panjaitan: Doa kami Didengar Tuhan


JAKARTA, Jumat (9/07-2021) | Proses panjang dan melelahkan, 5 tahun lalu (2017-red) kasus ini mulai dilaporkan ke ranah hukum di kota Balige.

Warga masyarakat kabupaten Toba faham dan permanen tercatat bagaimana liku-liku penanganan pengaduan ini bergulir siapa pelapor dan Terlapor siapa saja? "Polres Toba dan Kejari Balige punya data tentang kasus ini, walaupun petugas (aparat penegak hukumnya-red) silih berganti."

Kenangan penanganan 5 tahun lamanya Kasus korupsi dana desa ini membuat warga Masyarakat Tornagodang/pelapor menderita perasaan, hingga memunculkan kerugian yang luar biasa; Sosial dan ekonomi. "Bahkan nyaris selama 4 tahun terjadi konflik horizontal akibat liku liku dan liciknya segelintir terlapor lainnya yaitu pejabat kades Amrin Panjaitan membuat akal akalan dengan cara menghasut warga desa Tornagodang membenci Pelapor.

Bahkan Oknum Kades Amrin Panjaitan ini tidak segan segan meneror, menyatroni warga yang dianggapnya tidak sehaluan dengan ulahnya sendiri."

"Pihak Kejaksaan Negeri Tobasa Titipkan Tersangka "JS" di Sel Tahanan Polres Toba "

Kasi Intel Kejari Tobasa Gilberth Abiet Nego Partogi Sitindaon. SH, jelaskan bahwa saat ini tersangka kasus pidana korupsi dana desa Tornagodang Inisial "JS" betul kita lakukan penahanan dan akan segera disidangkan kasusnya di Pengadilan terang Gilbert Sitindaon kepada Obor Panjaitan lewat sambungan kontak no +62821-6655-×××× pada hari kamis malam (8 juli 2021).

Kepada media ini, Gilbert Sitindaon menerangkan dan mengakui bahawa "JS" ditahan atas statusnya sebagai tersangka kasus pidana korupsi dana desa Tornagodang, dan yang bersangkutan sementara kita tahan di Sel Tahanan Milik Polres Toba, sementara itu dulu yang bisa saya jelaskan kebetulan saya sudah tidak di kantor nih melainkan sudah dirumah (sudah pulang dinas) Tandas Gilbert Sitindaon. (OP)

Personel Korem 022/Pantai Timur Laksanakan Karya Bakti "Jumat Bersih"


Pematang Siantar  |  Upaya untuk mendorong menghidupkan kembali budaya gotong royong ditengah masyarakat terus dilakukan oleh Korem 022/PT serta jajarannya. Upaya tersebut dilakukan dengan menyelenggarakan program Jumat bersih diseluruh pos jajaran dengan mangajak masyarakat untuk bergotong royong melaksanakan pembersihan dan melakukan perbaikan yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat umum. Pada pelaksanaan Karya Bhakti dalam rangka Serbuan Teritorial atau Jum’at bersih ini dengan jumlah kekuatan personel sebanyak kurang lebih 300 orang yang terdiri dari Gabungan Korem 022/PT dan Balak, Polres Pematang Siantar serta Dinas Kebersihan Kota Pematang Siantar dengan melaksanakan pembersihan di Lapangan Haji Adam Malik, Taman Bunga dan Eks Mess Evarina wylayah Kota Pematang Siantar, Jumat (09/07/2021).


Pada kesempatan tersebut Kasrem 022/PT Letkol Inf Elri Priyanto pada saat mengambil Apel sebelum melaksanakan Karya Bakti tersebut mengungkapkan dengan melakukan Karya Bakti Jumat Bersih dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan serta kenyamanan lingkungan khususnya di wilayah Kota Pematang Siantar dengan tujuan kegiatan ini adalah untuk mempererat hubungan yang harmonis, sarana silaturahmi dalam mendukung kegiatan kebersihan lingkungan demi terciptanya lingkungan sehat yang rutin di laksanakan Warga setiap hari Jumat. Kegiatan ini juga sebagai langkah dan upaya kita terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan yang berdampak baik bagi kesehatan masyarakat sekitar, terang Kasrem.


Lebih lanjut Kasrem 022/PT mengatakan, Karya Bakti dalam rangka Serbuan Teritorial ini merupakan salah satu bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter) TNI-AD, dengan tujuan untuk membangun soliditas yang kokoh antara sesama prajurit TNI-Polri dengan Pemda dan komponen masyarakat lainnya, sehingga diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terbina dengan baik akan bertambah lebih baik lagi. Adapun tujuan lain dari kegiatan tersebut, adalah untuk membangun kebersamaan, kesadaran, maupun meningkatkan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan serbuan Teritorial karya bhakti Jum’at bersih ini akan berlanjut pada setiap hari Jum’at, ungkap Kasrem.


Disamping itu Kapenrem 022/PT juga mengungkapkan kepada media, menurutnya program Jumat Bersih ini selain menyasar fasilitas umum, juga untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan dalam rangka mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang ekonomi. "Jadi sasaran utamanya selain menjaga kebersihan lingkungan dan membantu peningkatan perekonomian masyarakat, juga membangkitkan kembali budaya gotong royong yang hampir hilang ditengah masyarakat mengingat manfaatnya sangat luar biasa bagi masyarakat luas jika itu betul-betul dilaksanakan," ujar Mayor Inf Sondang H Tanjung.


Kegiatan Karya Bakti Jumat berkah kali ini diikuti kurang lebih 300 Personil diantaranya dari Korem 022/PT, Kodim 0207/Simalungun, Disjan, Personel Polres Pematang Siantar, Dinas Kebersihan Pematang Siantar. Pada pelaksanaan kegiatan Karya Bakti tersebut juga turut dihadiri oleh, Kasrem 022/PT, Kasi Ter/Kasirenrem 022/PT, Kasi Logrem 022/PT, Kasi Intelrem 022/PT, Kepala Dinas Kebersihan, Kapenrem 022/PT, Pasi Persrem 022/PT, Pasi Terrem 022/PT, Pasi Opsrem 022/PT, Kabag Ops Polres Pematang Siantar.

Kamis, 13 Mei 2021

Jamaah Warga Pesing Kedaung KaliangkeTetap Semangat, Sabar Dan ikhlas Di Pandemi Covid, Ikuti Imbauan Pemerintah Demi Keselamatan Dan Kesehatan


Jakarta  |  Di hari Raya Idul Fitri 1Syawal tahun 2021 warga RW 05 Kedaung Kaliangke,  Cengkareng Jakarta Barat jumat pagi berbondong datang ke lapangan GMMP beralamat di RW 05 Kedaung Kaliangke untuk melaksanakan sholat ied .


Dalam pelaksanaan sholat, panitia mengedepankan protokol kesehatan, untuk jamaah yang ingin tergabung untuk sholat petugas panitia mengecek suhu setiap jamaah dan menghimbau bermasker, bahkan panitia menyediakan masker jika warga tidak membawa masker dari rumah, kamis (13/5/2021).



Kegiatan sholat ied yang melakukan protokol kesehatan tersebut yang digagas jamaah musholla Baitul Mutaqien tersebut di hadiri ratusan warga, Maryanto  selaku ketua penitia menyampaikan ucapan banyak terima kasih pada jamaah yang telah memberikan amal Sodakoh dan Zakat Fitrah ke Musholla Baitul Mutaqien untuk disalurkan ke berhaq menerimanya." kata Maryanto.


Maryanto juga menyampaikan pesan kepada jamaah sholat Ied, untuk tidak ada acara bersalaman, Dia menghimbau pada jamaah setelah sholat ied balik kerumah masing masing dan silahkan berlebaran dengan keluarga, dan juga dia juga ingatkan untuk jamaah, tetap gunakan masker dan jaga jarak, untuk shaf sholatnya.


Sholat Ied ditengah pandemi covid

khotib menyampaikan pesan khotbahnya, untuk jamaah tetap bersabar dan ikhlas di tengah pandemi covid19, walau sholat terbatas dan menyekat, karena merupakan tujuan pemerintah untuk kesehatan agar kita selalu ikuti imbauan pemerintah demi keselamatan kita semua, dan untuk jamaah yang tidak bisa mudik saya berpesan untuk semangat dan ikuti pemerintah adanya larangan mudik  hal ini demi kita semua agar terhindar dari covid19," pesan Yusnadi, SH, MA.


Lanjut khotib sholat Ied,  dan di hari idul fitri ini mari kita saling berintropeksi diri dari kekurangan kita kesalahan kita, dan hari Fitri ini mari kita membuka jalin silahturahmi, jika ada yang salah mari kita saling memaafkan, namun tidak perlu bersalaman cukup kedua tangan dan hati yang ikhlas.


Kemudian utamakan mohon ampun dan minta maaf kepada kedua orang tua kita sebelum orang lain, karena orang tua kita merupakan yang tertinggi dari segala ampunan dan melunturkan dosa dosa kita. ridhonya Allah ridhonya orang tua.

Rabu, 05 Mei 2021

Danrem 022/Pantai Timur Serahkan Bingkisan Lebaran Kepada Seluruh Anggota


Pematang Siantar  |  Hari Raya Idul Fitri di Indonesia, merupakan hari yang sangat dinanti-nanti oleh seluruh umat Islam di dunia. Karena merupakan Hari Kemanangan bagi umat islam, setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah puasa dan ibadah-ibadah lainnya di Bulan Suci Ramadhan.

Selepas pelaksaan apel pagi, Komandan Korem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Asep Nugraha, S.E.,M.Si, secara simbolis menyerahkan bingkisan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada seluruh anggota, baik prajurit maupun PNS jajaran Korem 022/Pantai Timur, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Lapangan Apel Markas Korem, Jalan Asahan Km. 3,5 Nagori Siantar State, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Rabu (05/05/2021).

 


Dalam kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan, pemberian bingkisan THR ini merupakan bentuk perhatian dan upaya satuan melalui Primkop Kartika Pantai Timur untuk membantu anggota, khususnya dalam mencukupi kebutuhan lebaran tahun ini. “Jangan menghitung jumlah dan harga dari bingkisan tersebut, namun harus disikapi dengan selalu bersyukur kepada Allah SWT atas segala rizki yang telah diberikan kepada kita semua”, kata Danrem.

Lebih lanjut Kolonel Inf Asep Nugraha, S.E.,M.Si,, “Semoga bingkisan THR tersebut dapat bermanfaat bagi prajurit dan keluarganya, walaupun kecil ini merupakan wujud nyata dan perhatian serta kepedulian dari pimpinan kepada bawahannya, dan semoga seluruh anggota merasa terbantu dan dapat berlebaran dengan bahagia bersama keluarga”, ungkapnya.

 


Lebih lanjut mengenai perkembangan Covid-19 saat ini, Danrem mengatakan jika kondisinya masih naik turun dan bahkan masih ada yang masih terpapar. “Oleh karena itu, mari kita semua mendo’akan agar rekan-rekan kita dapat segera diberikan kesembuhan dan yang terbaik, meskipun sudah menerima vaksin, namun Danrem tetap menghimbau untuk terus disiplin menjalankan Prokes. “Vaksin itu tidak menjamin untuk diri kita terpapar Covid-19 dan itu terbukti pada teman-teman kita sendiri, mari kita sama-sama berdoa dan berikhtiar, agar kita dan keluarga kita dapat diberikan perlindungan dan terhindar dari Covid-19,” imbaunya.

Selain itu, Danrem 022/PT juga menyampaikan, bahwa Mudik Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 2021 resmi dilarang. Larangan mudik ini berlaku mulai 6 hingga 17 Mei 2021, meski demikian ada orang yang dikecualikan dan masih diperbolehkan untuk melakukan perjalanan. Siapa saja dan bagaimana syaratnya, pemerintah telah melakukan pengendalian perjalanan transportasi darat, kendaraan bermotor umum dengan jenis mobil bus dan mobil penumpang dilarang beroperasi, saya ingatkan kembali bahwa Pemerintah sudah melarang dengan tegas para ASN/PNS, personel TNI-Polri, serta pegawai BUMN untuk mudik saat Hari Raya Idul Fitri 1442 H atau tahun 2021 ini.

 


Larangan mudik ini diperuntukan bagi seluruh kalangan masyarakat, termasuk aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, karyawan swasta maupun pekerja mandiri. "Yang boleh jalan itu adalah orang yang dalam keadaan dinas, mendesak, ada surat tugasnya. Atau ada keperluan yang mendesak karena orang tua/keluarga sakit keras, atau mau melayat," tegas Danrem.

Jumat, 30 April 2021

Berkah Ramadan, Dandim Nias Berbagi Takjil Dengan Anak Yatim di Pulau Tello


Komandan Kodim 0213/Nias Letkol Inf TP. Lobuan Simbolon bersama Ketua Persit KCK Cab XLVI/Nias Ny TP. Lobuan Simbolon bergerak melakukan aksi beramal di sela sela kunjungannya di wilayah Kepulauan Batu yang merupakan wilayah Kepulauan Nias Selatan, Sabtu 24 April 2021.

Menurut Letkol Inf TP. Lobuan Simbolon, memberi makan atau minum orang yang hendak berbuka puasa sudah menjadi kewajiban, meskipun hanya seteguk air.


Seperti yang di lakukan oleh rombongan saat ini membagi- bagikan takjil bagi anak yatim. "Kegiatan seperti ini merupakan salah satu rangkaian Bhakti Sosial Kodim 0213/Nias di bulan suci ramadhan. Yang sebelumnya juga di lakukan oleh Koramil Jajaran" Ujar Dandim.

Ia juga menjelaskan pembagian takjil yang di lakukan oleh pihaknya saat ini adalah semata mata TNI selalu hadir di tengah masyarakat. "Takjil merupakan sebagai wujud kepedulian Kodim 0213/Nias apalagi di tengah pandemi Covid -19 ini, " ujarnya.


Dengan pembagian takjil ini, dia berharap dapat menularkan kebaikan kepada masyarakat untuk saling berbagi kepada sesama, karena banyak manfaat yang di ambil dalam proses beramal. "Semoga umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa, semua di lancarkan 1 bulan penuh dan segala ibadah di terima oleh Allah Swt" tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim di Dampingi Ketua persit Cab XLVI/Nias,  Kasdim 0213/Nias Camat PP. Batu, Pasi Intel Kodim 0213/Nias, Pasi Ops Kodim 0213/Nias, Danramil 13/PP. Batu, Danpos AL, Kapolsek PP. Batu, dan unsur terkait lainnya.

Jumat, 02 April 2021

Jumat Agung, Bupati Purbalingga Ikut Pantau Kegiatan Ibadah di Gereja

Jumat Agung, Bupati Purbalingga Ikut Pantau Kegiatan Ibadah di Gereja

SULUH POS ■ Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi serta unsur Forkopimda Kabupaten PurbaIingga melakukan pengecekan kegiatan ibadah dan pengamanan di sejumlah gereja, pada Jumat (2/4/2021).

Ada enam gereja yang dikunjungi Forkopimda dalam kegiatan tersebut. Rombongan meninjau Gereja Kristen Jawa Desa Penaruban, Gereja Santo Agustinus, Gereja Kristen Jawa PurbaIingga, Gereja Kristen Indonesia dan dua Gereja Pantekosta di Indonesia.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi usai kegiatan menyampaikan bahwa pada hari ini kami jajaran Forkopimda yang dibagi menjadi dua tim melakukan kegiatan monitoring gereja. Kami pantau pelaksanaan ibadah dan pengamanan di gereja.

"Kami melakukan monitoring berkeliling gereja sekaligus menyemangati rekan-rekan yang melaksanakan pengamanan. Harapannya saudara kita umat Kristiani bisa melakukan ibadah nyaman dan tenang serta PurbaIingga tetap aman dan kondusif," ucapnya.

Sementara itu, Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto menyampaikan bahwa dalam rangkaian ibadah paskah dilibatkan 250 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol-PP, Dinhub dan petugas pengamanan lainnya. Personel tersebut dibagi di sejunlah tempat ibadah di Purbalingga.

"Kami berharap dengan monitoring ini bisa memberi semangat kepada anggota pengamanan dan memberikan support kepada masyarakat untuk melaksanakan ibadah dengan nyaman dan tenang di wilayah Kabupaten Purbalingga," ucapnya.

Kapolres menambahkan bahwa pengamanan yang dilakukan personel gabungan sudah dimulai sejak Kamis kemarin. Dan pengamanan rangkaian ibadah paskah di gereja akan dilaksanakan sampai dengan hari Minggu.

Dalam kegiatan monitoring, Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan bingkisan bagi petugas keamanan di masing-masing gereja. Bingkisan diberikan untuk memberikan motivasi petugas keamanan agar selalu semangat dalam pelaksanaan tugas.

( Imam Santoso /Hms )

Jumat, 26 Maret 2021

Jumat Berkah, Polsek Kemangkon Berbagi Dengan Tukang Becak dan Ojek

Jumat Berkah, Polsek Kemangkon Berbagi Dengan Tukang Becak dan Ojek

SULUH POS ■ Sebagai wujud kepedulian Polri untuk masyarakat, Polisi Polsek Kemangkon melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian nasi bungkus. 

Nasi bungkus dibagikan kepada warga yang melintas di depan Mapolsek, pada Jumat (26/3/2021).

Sasaran warga yang diberikan nasi bungkus dari Polsek Kemangkon yaitu para tukang becak, tukang ojek, pedagang keliling dan sejumlah lansia yang melintas. Ada belasan bungkus nasi yang dibagikan polisi.

Kapolsek Kemangkon AKP Damar Iskandar mengatakan bahwa bagi-bagi makanan untuk warga merupakan kegiatan yang sudah rutin dilakukan. Namun kali ini berbeda karena proses memasak nasi bungkus dilakukan di dapur Mapolsek Kemangkon oleh anggota.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial anggota terhadap sesama. Anggota polsek memasak makanan kemudian dibagikan ke sejumlah masyarakat yang melintas di depan Mapolsek Kemangkon,” tuturnya.

Kapolsek menambahkan, kegiatan ini merupakan hal yang positif apalagi ditengah pandemi Covid-19 yang berdampak pada perekonomian masyarakat. Oleh karena itu kegiatan serupa akan terus dilaksanakan.

“Apa yang telah kita berikan semoga bisa sedikit membantu warga yang memang membutuhkan dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” jelas kapolsek.

( Hms )
© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved