Senin, 13 Desember 2021

Siaga Posko Dalam Rangka Mendukung Gugus Tugas Penanggulangan Percepatan Penanganan Covit-19 Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun

Siaga Posko Dalam Rangka Mendukung Gugus Tugas Penanggulangan Percepatan Penanganan Covit-19 Dilakukan Personel Jajaran Kodim 0207/Simalungun


Pematang Siantar  |  Dalam kegiatan Posko Gugus penanggulangan pencegahan covid-19 diwilayah Kota Pematang Siantar berjalan dengan aman, seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 01/Siantar Utara jajaran Kodim 0207/Simalungun Kopda Abdi Pranata Bangun turut serta melaksanakan  kegiatan siaga Posko dalam Rangka mendukung Gugus tugas Penanggulangan Percepatan Penanganan Covit-19 di Wilayah Kota Pematangsiantar, Senin (13/12/2021).

Kegiatan dilaksanakan dihalaman depan Kanotr Satgas Covid-19 diwilayah Kota Pematang Siantar, kegiatan tersebut petugas menyampaikan agar semua elemen bersinergi dan bisa berkerja sama untuk mendata atau monitoring warganya yang baru datang dari daerah pandemik sehingga tiem gugus penanganan covid bisa mengecek kesehatan secara teratur. Gugus Tugas Pencegahan dan Percepatan Penanganan virus corona (Covid-19) ini dibentuk dalam rangka pencegahan dan percepatan penanganan Covid-19.

Pada kesmepatan tersebut Babinsa Kopda Abdi Pranata Bangun mengatakan kegiatan gugus covid sangat efektif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Melalui sinergi semua instansi terkaid diharapkan dapat mencegah Virus Covid-19 di wilayah Kota Pematang Siantar tidak menyebar, sehingga diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergis antara pemerintah dan pemerintah daerah, tambahnya.

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mendukung penanganan penyebaran covid-19 yang masih terjadi di Sumatera Utara (Sumut). Dukungan berupa pembentukan pos gabungan pencegahan di wilayah ini. Pos gabungan pencegahan akan dibentuk di Kota Pematang Siantar, Pos ini akan menjalankan operasi kewilayahan dengan pembekalan, koordinasi dan pemantauan. Langkah ini dijalankan dengan kolaborasi akademisi, pakar, relawan dan media massa. Salah satu bentuk yang dillakukan yaitu sosialisasi adaptasi kebiasaan baru protokol kesehatan, komunikasi publik, serta penggunaan aplikasi InaRISK.


 

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved