Minggu, 28 Februari 2021

Dari Makassar, 400 Prajurit Yonarmed 6 Divif 3 Kostrad Siap Amankan Perbatasan RI-RDTL

  Dari Makassar, 400 Prajurit Yonarmed 6 Divif 3 Kostrad Siap Amankan Perbatasan RI-RDTL

Dari Makassar, 400 Prajurit Yonarmed 6 Divif 3 Kostrad Siap Amankan Perbatasan RI-RDTL

SULUH POS ■ Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad Mayjen TNI Wanti W.F. Mamahit., M.Si, memimpin Upacara Pemberangkatan 400 Prajurit Batalyon Armed 6/3 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL sektor Utara dibawah pimpinan Komandan Batalyon Mayor Arm Andang Radianto, S.A.P  sebagai Dansatgas,  bertempat di Pangkalan Utama Angkatan Laut Makassar Sulawesi Selatan.

Acara diawali Penghormatan kepada Inspektur Upacara (Irup) dalam hal ini Pangdivif 3 Kostrad, pemeriksaan pasukan dilanjutkan amanat serta Doa, diakhiri ucapan selamat kepada Para Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Yonarmed 6/3 Kostrad TA 2021 oleh Pangdivif 3 Kostrad diikuti seluruh tamu undangan yang hadir. 

Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad dalam amanatnya menyampaikan, atas nama komando dan pribadi saya mengucapkan “Selamat” atas terpilihnya Prajurit Yonarmed 6/3 Kostrad sebagai Satuan tugas pengamanan perbatasan RI-RDTL. 

Lebih lanjut, Sebagai kekuatan inti pertahanan, TNI selalu dituntut kesiapannya untuk mengamankan wilayah NKRI. Untuk itu, saya berharap agar Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad senantiasa berbuat yang terbaik dengan tulus dan ikhlas demi meringankan kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat didaerah perbatasan. 

Laksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya jaga kehormatan diri dan Satuan Divif 3 Kostrad serta TNI-AD pada umumnya. hindari hal-hal yang mengarah kepada kesalahan prosedur, pelanggaran hukum dan etika keprajuritan yang dapat menurunkan citra TNI di mata Nasional dan Internasional. 

Harapan saya selaku Pangdivif 3 Kostrad kepada seluruh prajurit Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad untuk selalu melakukan pengamanan personel dan materiil, baik selama pergeseran pasukan maupun selama bertugas di daerah operasi, serta senantiasa memohon pertolongan dan perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban dan senantiasa memiliki keunggulan moral dalam pelaksanaan tugas operasi, dengan berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI. (Pen/Red).

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 SULUHPOS.COM | PANDUAN MASA DEPAN | All Right Reserved